Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 667 - Kebangkitannya Masa Lalu, Era Kerajaan!


__ADS_3

"Dengan menyebut nama raja dari kerajaan Legetsu, raja Regulus Khan... kalian semua, bangsa Legenda telah resmi menjadi pengikut dan penduduk dari kerajaan Legetsu."


Seorang Legenda yang mengenakan zirah tebal mengatakannya, ia bersama seluruh pasukannya berhasil mengambil alih beberapa desa dan sekarang sebagian dari Legenda lemah telah di paksa untuk membangun kerajaan.


Tidak ada yang namanya istirahat, sekali saja mereka bermalas-malasan atau tidak bekerja maka apa yang mereka dapatkan adalah kematian yang terjadi di hadapan penduduk lainnya.


Semua desa yang berada di wilayah itu sudah di taklukkan oleh raja Regulus bersama seluruh pasukannya, tidak ada perlawanan lain melainkan paksaan untuk menjadi penduduk Legenda yang mendukung kerajaan Legetsu.


"Kerajaan Legetsu akan menjadi satu-satunya kerajaan yang pantas untuk semua Legenda layak... tidak ada yang namanya kelemahan atau kekurangan."


"Yang lemah akan mendapatkan hukuman yang dapat mengubah diri mereka masing-masing, jika gagal maka kematian akan memeluk kalian semua."


"Tidak ada lagi yang nama pemberontakan, kita sebagai bangsa Legenda yang menduduki kerajaan Legetsu akan mengambil alih lebih banyak wilayah dan kekuasaan...!"


"Tidak ada kerajaan lain selain Legetsu! Raja kita yaitu Regulus akan membawa kita semua menuju puncak paling atas...!"


"Semua sejarah kita tulis agar bisa di ketahui oleh semua orang, semua bangsa Legenda hanya menunduk kepada satu kerajaan, jika mereka menolak maka solusinya adalah perang...!"


Regulus menyilangkan kedua lengannya dan ia bisa melihat semua penduduk dari kerajaan Legetsu tidak memiliki pertanyaan atau perkataan yang bertentangan.


Era kerajaan sudah di mulai ketika ia mendapatkan berita lain dari beberapa pasukannya yang sudah memeriksa seluruh wilayah dan planet yang berada di Yuusuatouri.


Semuanya dipenuhi dengan kerajaan yang berbeda-beda, setiap kerajaan tentunya akan menganggap kerajaan lain sebagai musuh abadi, jika tidak ingin menjadi musuh maka...


Mau tidak mau mereka harus menjadi penduduk dari kerajaan tersebut, tidak ada planet yang aman karena semuanya telah di ambil alih oleh raja yang berbeda.


Tidak semua raja itu serakah dan jahatnya, sebagiannya sudah pasti bijak sampai memperlakukan semua penduduknya dengan benar.


Wilayah yang sudah di ambil oleh kerajaan Legetsu kebetulan terdapat Chloe yang tinggal di salah satu desa itu, ia saat ini bersembunyi di balik gunung karena dirinya tidak begitu yakin bisa menang.


Entah kenapa ia merasakan perasaan baru ketika melihat bangsa Legenda datang dengan zirah yang mereka kenakan, semuanya terasa begitu kuno sampai keberadaan mereka juga terus begitu baru.


"Jika saja aku tadi terus bertarung maka... raja yang bernama Regulus itu akan menangkap diriku." Chloe mulai berbicara selagi memulihkan semua lukanya dengan perban.


"Legenda dengan keberadaan baru itu jumlahnya tidak begitu banyak tetapi..."


"...mereka sangat amat kuat, tidak bisa diremehkan begitu saja karena serangan yang mereka terima terasa seperti kertas.".


Chloe terus memperhatikan wilayah di hadapannya yang sudah menjadi properti milik kerajaan Legetsu, ia juga melihat banyak sekali Legenda lemah dan tidak berdaya di paksa untuk bekerja membangun kerajaan.


Bukan hanya membangun kerajaan melainkan tembok besar agar bisa menahan serangan dari luar sana, era kerajaan sudah di mulai dan semua Legenda bisa di bilang mulai bermusuhan sampai tidak ada yang dapat di percaya begitu saja.


"Ternyata masih ada satu pemberontak yang belum mendapatkan hukuman ya..."


"... ...!!!" Chloe melebarkan kedua matanya sampai tubuhnya menerima satu serangan yang mengemasnya ke depan dan terjatuh tepat di hadapan Regulus.


"Kau mencoba untuk melarikan diri ya, pemberontak. Kerajaan Legetsu tidak menerima Legenda dari luar atau pemberontak seperti dirimu..."


Regulus melihat seseorang yang menyerang Chloe mulai mendarat bersama seluruh pasukan Ancient Legend yang ia bawa, Regulus termasuk salah satunya dan ia melakukan pergerakan terlebih dahulu.


"Kau memiliki keberanian yang tinggi untuk menghilang dan membangun kerajaan tanpa izin dariku, Regulus."

__ADS_1


Legenda bertopeng itu mulai berbicara sampai membuat Regulus menundukkan kepalanya untuk menunjukkan rasa kehormatan besar.


"Maafkan saya, Legenda bertopeng. Hanya saja saya sudah merasa gatal dan tidak sabar untuk membangkitkan kerajaan yang dulu sering aku pimpin sejak zaman kuno."


"Ternyata merusak era masa depan cukup menyenangkan juga, aku bisa merasakan nostalgia tentang era kerajaan yang dipenuhi konflik antar satu sama lain."


Diablo mulai berbicara, ia tidak menyangka akan terlahir kembali menjadi Legenda yang dulunya ia anggap lemah tetapi sekarang, mau tidak mau ia harus beradaptasi menjadi Legenda dengan jiwa iblis.


"Sepertinya mereka tidak sepenuhnya mengetahui identitasmu itu ya, Legenda... aku kira kau akan menjadi legendaris sampai masa sekarang." Kata Diablo.


"Bukan aku, seseorang sudah mengganti posisiku. Apa gunanya menjadi legendaris jika akhirnya tetap di lupakan..." Legenda bertopeng itu mulai menatap semua penduduk Legenda yang sedang bekerja.


"Untuk sekarang, aku akan berada di sisi kerajaan Legetsu karena dulunya kerajaan ini hampir mengambil alih segala hal... hanya perlu menunggu secara proses."


"Tetapi aku sendiri sudah mengetahui beberapa kerajaan yang memiliki potensi tinggi, semua Ancient Legend ini akan memimpin sebuah kerajaan juga..." Legenda itu membiarkan semua pasukannya berpisah demi mencari kerajaan untuk di pimpin.


"Apa yang harus kita lakukan dengan pemberontak satu ini?" Tanya Regulus.


"Terserah, aku tidak begitu tertarik melakukan sesuatu... aku hanya ingin memenuhi rasa penasaranku soal Saint Legend." Legenda bertopeng itu berjalan pergi.


"Oi, Legenda bertopeng... kau membutuhkan nama julukan karena rasanya aneh juga memanggil dirimu Legend bertopeng." Ucap Regulus.


"Satori. Panggil saja Satori." Legenda bertopeng itu mulai menyebut julukannya sementara sebagai Satori.


"Pfftt, Satori...? Nama yang aneh sekali." Kata Diablo sambil menyilangkan kedua lengannya sehingga ia mulai mendekati Chloe yang tidak bisa bergerak.


Tubuh Chloe terasa di tindih oleh beban yang begitu besar tetapi ia tidak bisa melihat atau merasakannya, Diablo mulai memegang erat rambut Chloe lalu mengangkat tubuhnya.


"Gadis Legenda memang cantik seperti biasanya, akan sangat mubazir jika kau membuangnya dengan memberikan kematian."


Mereka semua merasakan keberadaan yang sangat kuat mulai mendekat, dari arah timur di atas langit, Diablo tersenyum puas merasakan sesuatu yang menarik perhatiannya.


"CHAOS...!!!"


"...VENGEANCE!"


Keberadaan kuat yang merasa rasakan adalah Haruki, ia melepaskan  sihir kehancuran besar untuk menyingkirkan semua pasukan Legenda itu tetapi...


ZWOOOSSHHH!!!


Sihir Haruki menghilang seketika, ia tidak bisa melihat penyebabnya sampai dirinya memasang tatapan kesal ketika melihat Chloe berada di atas daratan dengan kondisi yang terluka.


"Ternyata Legenda juga masih bisa bertambah kuat seiring waktu berjalan..." Satori maju ke depan dan menghalang semua pasukannya.


"Hmph, aku tidak menyangka kau akan menghalangi diriku, Satori." Diablo menatap Satori.


"Jiwa iblismu itu masih belum beradaptasi secara sempurna dengan tubuh Ancient Legenda, lebih baik aku mengurus semuanya di sini."


Haruki melancarkan dua serangan pedang ke arah Satori tetapi ia langsung mengalami perpindahan ke depan, ia terlihat kebingungan awalnya tetapi dia mulai melancarkan serangan kepada seluruh pasukan yang akan menyerang dirinya.


"Ada apa dengan Legenda ini...? Kenapa aku merasa keberadaan dan perasaan yang berbeda...? Bukan sekedar Legenda biasa."

__ADS_1


Serangan yang Haruki lakukan menghilang seketika tanpa meninggalkan jejak apapun sampai membuat Satori diam karena ia ingin melihat potensi Legenda di zaman sekarang.


"Aku tidak pernah mengetahui masa depan seperti apa yang dimiliki Legenda modern seperti kalian."


Satori membiarkan Haruki untuk melakukan serangan lainnya, ia bisa melihat Haruki melancarkan beberapa serangan tetapi ia tidak bisa merasakan apapun.


"... ...!?" Haruki mengerutkan dahinya, ia mengayunkan pedang itu ke arah leher Satori tetapi ia langsung mengalami perpindahan ke depan sampai perutnya menerima satu serangan.


"Hugghhh...!!!" Haruki memuntahkan darah segar lalu ia terdorong ke belakang dengan serangan yang tidak bisa ia lihat dan rasakan.


"Kekuatan itu baru... apakah pada saat kau mati... kau masih bisa bertambah kuat?" Tanya Diablo.


"Legenda tidak akan pernah mati... mereka hidup di dalam Legenda lainnya." Satori mulai menyentuh lehernya dan melakukan sedikit pemanasan.


Haruki mencoba untuk bangkit dan ia mulai melempar kedua pedang itu ke arah Satori tetapi kedua pedang tersebut langsung menusuk perut Haruki sampai mengejutkan dirinya.


"Apakah kau sudah menemukannya? Kekuatan dan kemampuan yang melindungi diriku... bukan hanya melindungi saja, menyerang juga bisa."


Haruki memiliki firasat bahwa ia telah masuk ke dalam perangkap itu, satu-satunya yang menjadi masalah adalah Legenda bertopeng itu, semua serangan yang sudah ia arahkan kepada pasukan lain menghilang seketika.


Semuanya terasa di lindungi oleh satu orang dan itu adalah Legenda bertopeng yang bernama Satori, Haruki mencoba untuk mendekat tetapi ia menerima satu luka tebas di lengan kanannya.


"... ..." Haruki menyentuh luka itu dan ia bisa melihat partikel oranye muncul lalu menghilang begitu saja.


Haruki mulai melepaskan sihir lubang hitam ke arah Satori tetapi sihir itu menghilang begitu saja sampai Satori berdiri tepat di belakangnya tanpa aba-aba apapun.


Tidak ada yang bisa melihatnya bahkan tubuh Haruki sampai lumpuh seketika merasakan keberadaan aneh itu muncul di belakangnya begitu cepat tanpa meninggalkan jejak yang dapat ia rasakan.


"Aku tidak menyangka potensimu bagus juga sebagai bangsa Legenda di zaman sekarang, kau memiliki kehebatan sendiri sebagai seorang mortal."


Haruki berlutut di atas tanah, ekspresinya terlihat kesakitan karena ia bisa merasakan tubuhnya menerima beberapa serangan yang entah itu dimana sampai ia terus mendapatkan kerusakan dan pemulihan tanpa henti.


"Legend's Boost... aku yakin semuanya dapat tertutup dengan itu." Satori melirik ke belakang dan melihat Haruki memegang erat kedua pedangnya.


"Lakukan lagi, Legenda... apa yang kau bisa lakukan sekarang dengan Legend's Boost yang kau terima itu."


Haruki melancarkan beberapa serangan kombinasi menggunakan kedua pedangnya tetapi Satori menghindarinya tanpa sepengetahuan Haruki.


"... ...!?" Haruki terus menggunakan sihir dan teknik pedangnya, tidak ada satu pun yang kena karena pergerakan Satori yang begitu cepat sampai pergerakannya tidak bisa di lihat oleh Haruki.


Pikiran, firasat, perasaan, termasuk semua indranya hanya bisa melihat Satori berdiri di hadapannya tanpa melakukan apapun tetapi selama ini ia sudah menghindari semua serangan itu dan menciptakan pelindung besar.


"Mengecewakan." Satori mundur ke belakang sampai menghampiri Haruki menuju Chloe.


"Diablo, urus sisanya."


"Legenda sepertimu memerintah diriku...? Sungguh ironis sekali." Diablo tersenyum serius, ia tidak merasa kesal sama sekali.


"Perintah yang cukup terhormat karena aku dapat membunuh Legenda lagi." Diablo maju ke depan lalu menunjuk Haruki sampai tapaknya menciptakan sirkuit sihir hitam yang membesar.


"Aku tidak mendapatkan bagianku tetapi... membunuh Legenda justru memberi diriku rasa kepuasan besar."

__ADS_1


"Biarkan aku merasakan perasaan baru sebagai Legenda..."


"...dengan jiwa raja Iblis!"


__ADS_2