Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 981 - Kepunahan


__ADS_3

"... ...!" Shira bisa merasakan tubuhnya kembali memancarkan cahaya emas ketika ia menyadari konsep sihir telah kembali.


"Sepertinya seseorang menemukan solusi untuk memunculkan kembali konsep sihir..." Kata Shinji yang sedang memancing di lautan emas.


Shira melompat ke belakang lalu ia mengepalkan kedua tinjunya untuk melawan Shinji yang mencoba melakukan sesuatu kepada dirinya, tetapi ia tidak melihat perlawanan apapun darinya.


"Walaupun kita sudah menghabiskan waktu bersama dengan membicarakan kehidupan, kau masih belum bisa mempercayai diriku?" Tanya Shinji selagi menatap Shira yang terlihat begitu mencurigai dirinya.


"Kali ini berbeda... sihir telah kembali, aku hanya perlu menyambut serangan kecepatanmu yang tak terhitung dengan sesuatu yang lebih cepat." Shira memasang kuda-kuda bertarung tetapi ia langsung membelah celah dimensi di sebelahnya.


"Mungkin seseorang yang dapat memecahkan misteri dirimu hanyalah seorang anak kecil yang aku banggakan." Kata Shira yang sedang berpikir bahwa Shinobu mungkin bisa menggali isi pikirannya.


"Kalau begitu terserah saja, lebih baik kau menciptakan sebuah borgol segel untuk kedua tangan dan kakiku ini agar kau bisa membawaku kemana saja." Shinji mendekati Shira dengan ekspresi kalem.


Shira memunculkan borgol emas lalu ia memasangnya pada kedua lengannya itu, ia segera membawa dirinya langsung menuju Yuusuatouri yang terlihat begitu hancur dan kacau karena bekas dari serangan nuklir itu.


Megumi mengikuti Shira dari belakang lalu ia juga dikejutkan dengan banyak sekali planet yang terlihat begitu hancur sampai tidak menyisakan bangunan apapun, hanya sedikit.


Tetapi semua yang mereka lihat langsung diperbaiki dengan cepat karena pancaran cahaya matahari yang begitu cerah di arah timur, mereka menatap pancaran cahaya tersebut yang dilepaskan oleh Shinobu untuk memperbaiki semua kerusakan.


"Kalian duluan saja... Koneko akan memperbaiki semua kerusakan di Touriverse." Kata Shinobu yang baru saja selesai memperbaiki Yuusuatouri.


"Kalau begitu kami akan menunggu di Legenia ya." Koizumi mengelus kepala Shinobu lalu ia bersama yang lainnya terbang meninggalkan dirinya sampai Ako hanya melayang di hadapannya dengan tatapan penasaran.


"Semangat, Nobu! Kamu pasti akan dianggap sebagai ratu Touriverse ketika memperbaiki semua kerusakan yang dilakukan oleh Manusia." Ako melambaikan tangannya lalu ia pergi meninggalkan Shinobu sendirian.


"Baiklah, kalau begitu..." Shinobu melakukan lompatan cahaya sampai ia tiba di puncak pohon emas itu sampai ia dapat melihat Touriverse yang sudah tidak memiliki sihir perbatasan mutlak.


"Sialan kau, Anastasia... kristal kekacauan itu sudah pasti akan menyebabkan kekacauan yang meluas sampai membuka banyak kemungkinan..."


"...semoga saja semuanya akan berjalan-jalan dengan baik setelah aku memperbaiki Touriverse dari kerusakan Manusia." Kata Shinobu dengan tatapan serius.


"Aku hanya perlu waspada dengan kedatangan penghuni dari luar Touriverse, sihir perbatasan itu untuk menyingkirkan seluruh penghuni yang mencoba untuk memasuki inti dari segalanya."


Shinobu menarik nafasnya dalam-dalam lalu ia memejamkan kedua matanya sampai tubuhnya memancarkan cahaya yang begitu cerah bersamaan dengan pohon emas itu.


"Golden..."


"...Sunshine!!!" Shinobu memancarkan cahaya yang begitu cerah bersama dengan pohon emas tersebut sampai menyelimuti Touriverse lalu memperbaiki semua kerusakan yang berada di dalamnya.


Cahayanya juga menyebar keluar Touriverse sampai semua orang dapat merasakannya, di situlah ia sadar bahwa skala dari pancaran cahayanya sudah meningkat lebih jauh lagi sampai ia bisa bertambah kuat lagi dan lagi.


"Selesai... Koneko sudah berjuang sepertinya." Shinobu menatap serpihan kristal di tangan kanannya sampai ia dapat melihat seekor Eldritch kecil yang masih bayi di dalamnya.


"Mulai sekarang, mohon kerja samanya ya. Aku akan merawat dirimu selagi mempelajarimu agar bisa melakukan apapun yang aku inginkan dengan konsep." Shinobu menyelimuti kristal itu dengan daun emas.


"Apa sekarang, putri?" Tanya Sakti.


"Beristirahat tentunya... bangsa Legenda baru saja menerima pengalaman baru yaitu hilangnya konsep sihir..."


"...jika seseorang mencoba untuk melakukan sesuatu dengan konsep maka bangsa Legenda akan memiliki kemungkinan besar untuk kebal dengan tersebut berkat pengalaman yang dirasakan."

__ADS_1


"Koneko ingin mengubah kemungkinan itu menjadi kebenaran secara seratus persen dimana kita bangsa Legenda kebal dengan manipulasi konseptual." Kata Shinobu dengan ekspresi serius karena ia saat ini memegang tekad yang begitu kuat.


"Touriverse juga harus waspada dengan kedatangan penghuni dari luar... semuanya sudah bertambah semakin luas sampai hal tersebut memberikan diriku proses untuk tetap maju."


"Kami akan terus mengikuti diriku, nak..."


"...tetaplah melakukan sesuatu yang kau anggap benar karena pola pikiranmu sangatlah berbeda dan penuh misteri ketika memilih tekad kuat untuk memusnahkan umat Manusia."


Shinobu melakukan lompatan cahaya lagi sampai ia tiba di hadapan alam semesta Yuutouri yang dibatasi dengan bentuk bulat, "Semua alam semesta itu tidak terbatas luasnya..."


"...hanya saja bulat itu hanyalah pembatas untuk penghuni asing bisa masuk, seseorang yang dapat lepas dari keterbatasan itu adalah mereka yang dapat melakukan lompatan cahaya atau dimensi."


"Tetapi... alam semesta yang sudah mati ini lebih baik aku musnahkan saja!" Shinobu melebarkan kedua matanya sampai melepaskan pancaran cahaya emas melalui kedua matanya.


Alam semesta Yuutouri langsung diselimuti dengan keemasan sampai mengubahnya menjadi bongkah emas yang berbentuk bulat, perlahan-lahan bongkahan tersebut retak sampai hancur lalu berubah menjadi partikel emas yang merasuki tubuhnya sendiri.


"Alam semesta Yuutouri sudah menghilang dari Touriverse, putri kecil..."


"Ya, aku mengurusnya... umat Manusia sudah punah demi mencegah yang namanya kebencian serta kekacauan yang akan mereka perbuat selanjutnya!"


"Sekali lagi ada yang macam-macam dengan bangsa Legenda maka aku tidak akan segan untuk memusnahkan mereka!" Seru Shinobu dengan tatapan mengancam sampai matanya memancarkan cahaya merah.


***


Shinobu mendarat di kerajaan Ghisaru, semuanya terlihat begitu baru dan bersih tanpa ada yang namanya kehancuran karena pancaran cahayanya memperbaiki semua hak yang menerima ledakan nuklir itu.


Bukan hanya kerajaan Ghisaru tetapi planet Legenia termasuk dengan seluruh planet bersama dengan alam semestanya telah menerima pancaran perbaikan dari cahaya yang tidak diketahui oleh siapapun.


Konsep sihir yang kembali juga berkat Shinobu dan rekannya, rasa kehormatan dan kepercayaan tinggi muncul sampai mereka kembali mempercayai yang namanya ratu Touriverse baru yaitu Shinobu Koneko.


"Itu dia pahlawan kita..." Semua bangsa Legenda sudah berkumpul di satu tempat untuk menyambut Shinobu.


Shinobu memasang tatapan kaget ketika melihat seluruh Legenda yang menghuni planet Legenia telah berkumpul, tidak ada satu pun yang mengenakan pakaian kerajaan melainkan mereka semua sudah melupakan sesuatu yang dinamakan era kerajaan.


"F-Fueh...?"


Semua Legenda itu langsung bertepuk tangan cukup keras kepada Shinobu termasuk dengan rekan-rekannya yang mengakui Shinobu sebagai pemimpin hebat.


"A-Ada apa ini...?" Tanya Shinobu yang melihat Shira menghampiri dirinya dengan tatapan penuh kebanggaan bahwa ia sudah mendengar ceritanya dari seseorang.


"Aku melihatnya... aku mengetahuinya..." Shira mengangguk lalu ia mengelus kepala Shinobu pelan-pelan sampai ia mulai merasa terharu melihat seluruh penghuni Legenia mempercayai dirinya.


"Perjuangan yang kau lakukan bersama seluruh temanmu itu sudah masuk ke dalam sejarah... sejarah itu diperlihatkan kepada seluruh alam semesta berkat bantuan Yuffie."


"Kak Yuffie...?" Shinobu melihat Yuffie yang sedang memegang sebuah alat seperti tongkat serta buku yang begitu tebal.


"Buku ini adalah penemuanku yang sangat dibanggakan karena dapat memperlihatkan perjuangan apapun dengan hanya menyebut namanya..."


"...buku ini adalah kebenaran itu sendiri sampai semua orang sudah melihatnya berkat diriku yang menyebarkan kebenaran tentang konsep sihir telah kembali karena ulah dirimu."


"Bangsa Iblis dan Vampir sudah mempercayai dirimu, Koneko... mereka menganggap dirimu sebagai Ratu Touriverse sekarang karena mau memusnahkan umat Manusia."

__ADS_1


"Itulah kenapa aku mendapatkan bantuan dari mereka untuk menyebarkan sejarah baru kepada seluruh penghuni Touriverse sampai mereka sudah melihatnya..."


"...kamu adalah ratu kita. Ratu Touriverse." Yuffie tersenyum lembut lalu ia berlutut tepat di hadapan Shinobu dan membukakan buku tersebut sampai Shinobu dapat melihatnya.


Halamannya begitu tebal, penuh dengan tulisan yang menceritakan perjuangan dirinya bersama teman-temannya sampai ia juga dapat melihat gambaran dimana dirinya berhasil menghentikan Legenda fanatik.


Halaman terakhir hanya menunjukkan Shinobu bersama keempat temannya berhasil mengembalikan konsep sihir yang memberikan harapan itu kembali kepada seluruh penghuni alam semesta.


Shinobu juga bisa melihat tulisan terakhir bahwa dirinya telah memperbaiki semua kekacauan menjadi semula dengan pancaran cahaya harapan yang tidak membutakan lagi karena mereka mempercayai dirinya sekarang.


"Tapi... aku... aku tidak melakukannya sendirian." Kata Shinobu dengan mata kanannya yang mulai berkaca-kaca karena semua orang ternyata melihat serta mengetahui perjuangannya.


Semua itu karena bantuan Yuffie sampai ia bisa melihat teman-temannya menghampiri dirinya, "Kita hanya membantu... semua yang kamu rencanakan sudah mengubah segalanya."


"Kami lah yang mempercayai dirimu dari awal hanya untuk membantu semua orang membuka kembali mata mereka yang tertutup untuk melihat perjuangan dirimu." Kata Konomi.


"Tapi... aku... aku..." Kepala Shinobu langsung menerima usapan dari Megumi dan Shira karena ia sudah melakukan yang terbaik sampai perjuangannya dari nol terbayar dengan kepercayaan serta kehormatan.


"Bersyukurlah... kepercayaan dan kehormatan telah kamu dapatkan oleh seluruh penghuni Touriverse, Shinobu."


"Walaupun tidak semuanya... tetapi sebagian dari mereka tetap menjadikan dirimu sebagai Ratu Touriverse III."


Yuffie bangkit dari atas tanah lalu ia membuka banyak sekali celah yang menunjukkan seluruh ras di Touriverse, semuanya merayakan kemenangan besar atas kembalinya konsep sihir berkat Shinobu.


Shinobu dapat melihat mereka semua bertepuk tangan sehingga mendukung dirinya sebagai ratu Touriverse ketiga, "Aku..."


...


...


"Aku yakin suatu saat nanti mereka akan menghormati dan mempercayai gadis cerdik seperti dirimu." Kata Kou selagi mengelus pipi Shinobu.


"Hanya perlu membutuhkan waktu dan perjuangan keras maka..."


"...akan datangnya hari dimana kamu akan menangis melihat semua orang menghormati dan mempercayai dirimu."


...


...


"Hidup ratu Touriverse!!!" Seru Shira keras selagi mengangkat lengan kanannya.


""Hidup ratu Touriverse!!!""


"Hiks..." Shinobu mulai menangis seketika karena tidak bisa menerima semua kepercayaan dan kehormatan yang ia dapatkan.


"Terima..." Shinobu mencoba untuk menghapus air matanya tetapi semuanya terus mengalir tanpa henti karena saking terharunya.


Semua kehormatan dan kepercayaan itu langsung menusuk hatinya sampai ia tidak menunjukkan perasaan senang melainkan tangisan bahagia karena sudah menerima kepercayaan serta kehormatan sebanyak itu.


"...makasih--- Hiks..."

__ADS_1


"Hweeeeeeeehhhhhhh...!!!"


__ADS_2