Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 417 - Informasi dari 1B


__ADS_3

"Sialan... kalian ras asing... Legenda sialan... berani-beraninya kalian bisa menangkap Centaur seperti diriku, aku tidak akan memberitahu kalian tentang semua informasi yang dimiliki oleh kelas 1B bahkan aku juga tidak akan memberitahu kalian soal 3C itu!" Centaur itu mulai membantah, Honoka mulai merampas kartu identitas-nya untuk melihat siapa nama dan apa saja kekuatan yang ia miliki itu.


Honoka membaca semua identitas tentang Centaur itu dan ia bernama [Yozamo Myrtya], kekuatan atau kemampuan yang ia miliki itu sihir pendukung yang mampu meningkatkan energi sihir seseorang, itulah kenapa Golem dan Cyber-Demon yang menyerang Honoka dan Minami memiliki energi yang cukup untuk menyerang mereka dengan sihir yang tidak akan habis karena kemampuan itu juga dapat membuat sebuah sihir menginjak [Unlimited] dimana mereka bebas menggunakan sihir tanpa pembatas.


"Kami sudah mengetahui identitasmu sekarang... lebih buruknya, kami akan menendang dirimu bersama yang lainnya keluar dari akademi ini karena sudah melanggar tata tertib dengan melukai kami, semua yang kalian lakukan terekam oleh kartu-ku bahkan kau pasti membeli sebuah barang di pasar gelap itu 'kan? Sebuah sistem yang memaksa kami untuk bertarung dengan kalian agar kalian bisa menutup rencana untuk membunuh kami...?" Honoka mengatakan itu karena ia mengetahuinya melalui buku tata tertib dan buku yang menceritakan tentang kota tersebut.


Yozamo tidak bisa berkata apa-apa lagi bahkan ia mulai berkeringat ketika melihat Minami terus menatap dirinya dengan tatapan yang terlihat sangat tajam, ia sudah siap untuk melahap makan malam-nya karena tubuh bagian bawahnya itu dijadikan sebagai makanan lezat bagi Minami yang memiliki insting hewan apapun.


"Beritahu kami... kemampuan apa saja yang mereka miliki!? Bagaimana kau bisa memaksa kami untuk bertarung, hah!?" Tanya Honoka yang mulai menghantam wajah Yozamo beberapa kali dengan daratan, ia masih tidak ingin berbicara dan itu membuat Honoka merasa kesal sehingga ia tidak memiliki pilihan lain selain meminta Minami untuk melakukan sesuatu kepada dirinya yang begitu keras kepala karena tidak mau memberitahu.


"Aku tidak ingin mengkhianati kelas-ku bahkan aku tidak ingin ingin kakak kelas memandang diriku rendah... pekerjaan yang sudah ia berikan kepadaku tidak akan aku---" Minami memakan lengan kanannya dengan satu gigitan, Yozamo melebarkan matanya ketika melihat tangannya hilang satu karena di makan oleh Minami, jika ia tidak ingin berbicara maka cara kasar adalah pilihan yang terbaik karena Minami sudah siap untuk menyiksa dirinya dan menyembuhkan semua lukanya itu.


"Honoka... kau periksa kedua murid itu dan tarik perhatian mereka... aku akan mengurus daging lezat yang sedang aku lihat saat ini." Ucap Minami dengan suara yang terasa berat, ia mulai menutup mulut Centaur itu agar ia tidak menarik perhatian murid lainnya atau penduduk yang tidak sengaja lewat, Golden Minami masih menarik perhatian kedua murid itu dan mereka tidak mengetahui kemampuan pengalihan yang dimiliki oleh Minami.


"Beritahu aku... semua informasi tentang 1-B dan kakak kelas iblis yang menusuk diriku itu... jika tidak maka aku akan membunuh dirimu!!!" Minami melebarkan matanya lalu membuka mulutnya, membuat sebuah ancaman besar seperti hewan buas yang siap untuk menjadi dirinya makan malam bahkan ia menggunakan cakar-nya untuk melukai tubuhnya itu sehingga Yozamo mengangguk cepat dengan air mata yang mengalir deras, ia tidak bisa menahan semua rasa sakit itu jadi ia lebih memilih untuk berkhianat saja.

__ADS_1


"Golem itu bernama [Hazel Matsujuko]... kemampuan yang dapat mengubah apapun menjadi batu keras semakin sihir itu dihancurkan atau dilawan maka sihir itu akan bertambah semakin kuat dan besar, cukup mematikan karena bisa menghancurkan organ tubuh di bagian dalam..."


"...Cyber-Demon itu bernama [Ronaku Bitake]... kemampuan yang melepaskan bubuk mesiu dan bubuk itu bisa terbakar dengan dirinya sendiri, menciptakan ledakan yang begitu besar. Mereka sama-sama bekerja sama untuk menyerang kalian bahkan serangan kombinasi mereka begitu mematikan... kalian tidak bisa melakukan apapun." Honoka mendengar-nya, ia bisa melihat lebih dekat bahwa Ronaku melepaskan bubuk mesiu melalui tangan robot di bagian kanannya sehingga ia bisa melihat batu yang dilepaskan oleh Hazel meledak dan mengenai Golden Minami.


"Iblis yang berasal dari 3C itu... bernama [Onikaze Bahazaku], kekuatan yang mampu mengontrol daratan dimana ia bisa menjadikan daratan sebagai apapun yang ia mau... intinya daratan adalah kekuasaan bagi dirinya tetapi kalian berhasil mengalahkannya... bagus..."


"Ughhh... Sakit... sakit sekali... 1B... dipenuhi dengan populasi Centaur... 6 orang, setiap kelas pasti memiliki populasi terbesar sebanyak 6 dan... terdapat ketua kelas yang bernama [Riki Nirtazaku] dia adalah pemimpin dari 1B dan rencananya aku masih tidak mengetahuinya tetapi ia menyuruh ketiga dari kami untuk bekerja sama dengan pemimpin dari 3C..."


"...seorang Iblis yang bernama [Onimakuza Takatora], dia adalah angkatan ketiga yang ingin menyingkirkan murid baru... yang memiliki potensi hebat, kau adalah anak dari Shiratori Megumi... otomatis kau diincar oleh dirinya karena ia ingin menyingkirkan yang paling kuat tetapi semuanya... tidak berguna karena kau jauh lebih kuat..."


"...kami menggunakan alat ilegal milik pasar gelap untuk merusak... sistem dari kartu itu agar kalian bisa masuk ke dalam mode duel bersama kami, itu artinya... kami bisa mendapatkan keuntungan besar bahkan para penjaga atau guru tidak akan menganggap semua ini sebagai kekerasan ilegal... itu saja... itu yang aku ketahui..." Yozamo terlihat kesakitan, informasi yang Minami dan Honoka kumpulkan sudah cukup, Honoka langsung mengikuti tubuh Yozamo menggunakan rantai agar ia tidak bisa melarikan diri.


"Bagaimana, Minami? Sudah saatnya untuk memberi mereka pelajaran?" Tanya Honoka, Minami memanjat rumah itu lalu ia mengintip sedikit dan menatap dari jauh menggunakan pandangan elang, sepertinya mereka masih sibuk karena Golden Minami itu dan Lenergy yang dimiliki Minami berkurang secara drastis tetapi itu tidak akan menghalang dirinya karena ia akan langsung mengalahkan dan menyingkirkan mereka sekaligus.


"Mereka berada di jarak yang lumayan jauh bahkan aku bisa melihat perangkap yang dipasang oleh Ronaku... bubuk mesiu yang akan terbakar jika kita mendekatinya, itu kemampuan yang dikatakan oleh Centaur anjing itu, sebelum itu mari kita gunakan kesempatan ini untuk menulis nama mereka di kartu." Minami dan Honoka mengeluarkan kartunya untuk menulis nama dan kekuatan mereka agar bisa mendapatkan 8.000 poin dari ketiga murid itu dengan tambah [Streak].

__ADS_1


"Minami..."


"Hm...?"


"Nama kedua pemimpin 1B dan 3C... apakah harus kita tulis?"


"Ayo... kita gunakan kesempatan ini untuk memperingati mereka." Mereka mulai menulis nama pemimpin dari kelas 1B dan 3C untuk mendapatkan poin tambahan, mereka tiba-tiba dikejutkan dengan 1.000.000 poin yang di dapatkan. 


Honoka baru saja ingat, ketika mereka berhasil menebak nama pemimpin kelas maka poin yang mereka dapatkan itu sangat besar, sebanyak [500.000] karena mereka berhasil mendapatkan dua jadi hasilnya 1.000.000 poin. Keuntungan yang besar dan mereka pasti akan mendapatkan lebih banyak poin lagi ketika memotret dan melapor semua tindakan tidak pantas itu, sekarang sisanya hanya perlu mengurus kedua murid sialan itu yang sangat menyusahkan karena memiliki kemampuan kombinasi yang tidak buruk.


"Kita harus berhati-hati... sekali saja melakukan pergerakan maka semua batu itu akan mengenai tubuh kita dan meledak, menyebabkan luka yang begitu fatal dan kemungkinan menghancurkan sebagian dari organ yang kita miliki. Aku harap kau bisa menggunakan Golden Nature untuk mendukung kita agar bisa memulihkan luka kita lebih cepat lagi, kita menghabiskan 30 menit di tempat ini... mari kita akhiri dengan cepat." Honoka menciptakan teropong lagi dan ia dikejutkan dengan jarak mereka yang semakin jauh, ia baru saja sadar bahwa setiap rumah dan sampah di sekitarnya terdorong ke belakang karena sihir batu milik Hazel.


"Aku kira Golem memiliki otak batu tetapi otak yang ia miliki itu boleh juga untuk menggunakan sihir batu demi menjaga jarak... sama saja jika kita maju dan mendekati dirinya dari jarak yang begitu jauh dan luas tanpa halangan sedikitpun maka kita baru saja memasuki medan tempur yang begitu ekstrim, apakah sihir realita yang kau miliki bisa menghentikan ledakan itu?" Tanya Minami.


"Tidak... Hazel pasti akan mengubah kembali sihir realitaku menjadi batu... ledakan itu juga pasti akan muncul kembali jadi aku akan menggunakan sihir realita untuk menjaga jarak, kota ini juga membatasi kita dengan berbagai macam hal dimana kita tidak bisa bergerak dan bahkan berpindah tempat... aku tidak tahu sihir segel apa yang mereka miliki sampai melarang kita untuk melakukan ini dan itu, definisi ketat sebenarnya memang seperti ini."

__ADS_1


"Berarti mereka semua ingin menguji kita dalam segi kecerdasan, strategi, dan rencana. Setidaknya kita harus menggunakan harga diri kita sebagai seorang Legenda yaitu terus maju dan melawan mereka! Jangan pernah menyerah karena luka yang kita dapatkan bukan apa-apanya..."


"...Legends Never Dies, mari kita lakukan ini, Honoka."


__ADS_2