
Shuan telah kehilangan ekornya karena menerima satu serangan yang cukup mematikan, Neko Legenda memiliki kelemahan dan inti tubuh mereka yang bisa disebut ekor, sebagian dari mereka akan mati jika kehilangan ekor.
Ekor Neko Legenda pantasnya di latih dan di lindungi dengan menjadikannya sebagai sabuk, Shuan tergeletak di atas tanah kedua mata yang mati.
"Sungguh mengejutkan kau dapat mendorongku untuk merasakan semua kekuatan ini, terima kasih, Shiratori Shuan!" Iblis itu tersenyum serius dan dikejutkan dengan kedua mata Shuan yang kembali hidup.
Shuan beruntung karena ia mendapatkan berkah yang sama dengan Minami yaitu 9 nyawa, sekarang ia hanya tersisa 8 nyawa, kali ini ia harus berhati dengan iblis satu ini.
"Sebenarnya kau ini apa... Siapa... Aku tidak menyangka iblis seperti dirimu akan sekuat ini." Shuan menjaga jarak dengan menciptakan Golden Earth yang menumbuhkan tanaman, tanaman itu langsung menariknya jauh-jauh.
"Hahaha, tidak ada yang perlu kata ketahui dariku. Jika saja dia tidak menciptakan sesuatu sesuai dengan pilihan egoisnya maka sebagian dari semua kegilaan ini tidak akan terjadi..."
"Rekanku juga sangat menyetujui rencana yang aku ingin lakukan, membalas dendam semua perbuatan yang kalian para Shiratori lakukan..."
"Setiap generasi, selalu saja kalian yang akan mengganggu dan menghancurkan kehidupan kami sebagai iblis, sebagai keturunan dari seorang Demon God!"
"Redagon selama ini menginginkan Minami, dia sangat mencintai dirinya sehingga ia akan memaafkan segalanya dengan satu syarat..."
"Syarat itu...?"
"Minami harus menikah dengan Redagon dan membuat keturunan yang baru, keturunan yang dapat mengubah masa depan."
"Brengsek!!! Berani-beraninya kau menjodohkan seseorang dengan kakak---" leher Shuan tergorok sampai seluruh isi tubuhnya keluar melalui lubang lehernya itu, hasilnya ia terbunuh lagi.
"Setiap bantahan dan suara yang kau naikan sama derajatnya dengan kematian, aku lupa bahwa Neko Legenda sebagian memiliki 9 nyawa. Cukup menjijikan." Iblis itu melihat Shuan kembali hidup dengan tatapan kesal.
"Bukannya kau tidak menyadarinya, Shuan? Demi masa depan, iblis dan Legenda bergabung... Kuat. Tetapi sayang sekali, Legenda tidak ingin bekerja sama dengan iblis."
"A-Apa katamu... Selama ini kita sudah berteman... semua itu karena ratu iblis yang bernama Selvia..."
"Itu adalah kerja sama dengan cara yang salah, aku mengharapkan kebalikannya dimana Legenda tunduk kepada kami dan mau bersedia setia seperti seorang bawahan kepada rajanya..." Perkataan iblis itu membuat amarah Shuan menginjak batasannya.
Shuan masih bisa mengontrol diri karena amarahnya itu, ia seperti mendengar suara Minami yang melarangnya untuk marah, jangan sampai terpengaruh dengan amarah dari Neko Legenda, itu yang ia katakan.
"Legenda pria hanya ekslusif untuk menjadi rekan iblis, kami hanya membutuhkan Legenda yang bersedia untuk memberikan sel telur mereka agar mereka dapat menghasilkan sesuatu yang baru..."
"BRENGSEK---" Shuan tidak tahan lagi ketika mendengar iblis itu berbicara lebih lanjut, satu serangan pusaran angin Neptunus mulai ia lepaskan tetapi tidak memberikan efek apapun.
__ADS_1
"Hahhh..." Satu helaan nafas dan tubuh Shuan langsung meledak menjadi kepingan kecil, nyawanya menghilang satu dan hanya tersisa 6 sekarang.
Shuan merasa seperti di permainkan, ia seperti kegagalan yang berbentuk Neko Legenda. Rasa kekalahan, malu, sedih, dan kegagalan bercampur aduk di dalam tubuhnya sampai ia hanya bisa diam dan mendengarkan iblis itu.
"Kenapa kami membutuhkan sel telur Legenda? Tentu saja... Kami menginginkan pasukan baru untuk masa depan, campuran iblis dan Legenda... Bukannya itu terdengar hebat?"
"Perkawinan antara dua ras yang berbeda itu salah... Tidak seharusnya dia lakukan dengan mudah..." Ucap Shuan pelan, ia tidak bisa melakukan apapun selain menatap dirinya dengan tatapan mati.
Saking banyaknya kegagalan yang ia rasakan membuat dirinya putus asa, jika ia tida menyerah maka nyawanya yang tadinya sembilan akan berubah menjadi nol.
"Itulah kenapa, Shiratori Shuan. Kami tentunya akan memaafkan jika kau mau menyerahkan kakakmu yang bernama Shiratori Minami kepada Redagon..."
"Kenapa kau menanyakan aku... Memangnya harus ya ijin kepada seorang adik yang tidak berguna..." Iblis itu langsung tersenyum ketika melihat Shuan telah kehilangan semangat untuk bertarung, ia terlihat seperti boneka yang mengikuti perintah apapun.
"Redagon saat ini sedang merencanakan sesuatu untuk masa depan, karena Minami masih perawan... Anak yang akan di hasilkan mereka berdua bisa saja memberikan masa depan yang begitu cerah untuk kita semua."
"Neko Legenda seperti Shiratori Minami memiliki banyak potensi karena ia sendiri sudah menguasai segala hal tentang cahaya, alam, dan makhluk hidup!"
"Bayangkan ini, Shuan! Apa yang akan terjadi jika iblis seperti Redagon yaitu seorang anak dari raja iblis berhubungan dengan Neko Legenda sempurna!?" Iblis itu mulai mengangkat tubuh Shuan.
Shuan baru saja sadar bahwa Redagon yang ia bicarakan itu selama ini adalah ras iblis yang memiliki kaitan dengan raja iblis, Shuan mulai mulai menyerang iblis itu menggunakannya kepalanya, dengan hasil kepalanya pecah.
"Jika kau terus melawan seperti itu maka aku, Oskadon, akan melakukan praktek tentang ideal yang baru saja aku bicarakan tadi." Iblis itu memperkenalkan dirinya dengan nama Oskadon.
Ia mula menunjuk tumbuhan emas itu yang berubah menjadi hitam sehingga Kou tertarik lalu tergeletak di atas tanah dengan kondisi yang masih tertidur, Shuan langsung terkejut ketika melihatnya bahkan ia tidak ingin Kou berurusan dengan masalah nya ini.
"Ap-Apa yang kau lakukan...? Tolong... Aku mohon jauhkan diri nya, dia bukanlah petarung! Dia tidak bisa apa-apa!" Seru Shuan.
"Itu hanyalah sebuah pengecualian, Shuan. Aku dengar Comi di semesta ini memiliki rambut merah karena Korrina yang telah menjadi satu dengan Grimoire of Crimson." Oskadon mulai memegang dagu Kou.
"Gadis ini lemah lembut... Bukannya bagus untuk melakukan praktek di hadapanmu, Shuan?"
"Tidak...!!! Hentikan---" Sebuah lubang besar muncul tepat di dadanya sampai ia kehilangan nyawa lagi, Shuan mulai ketakutan bahkan tubuhnya sampai bergetar karena ia tidak ingin Kou dilecehkan oleh iblis satu ini.
"Comi ya... Tidak ada urusannya denganku tetapi aku yakin Redagon memiliki urusan yang besar dengan Comi." Oskadon mulai meraba perut Kou sampai membuat Shuan kesal.
"HENTIKAN! BANG---" Tubuh Shuan terbelah menjadi dua, ia telah kehilangan nyawanya lagi sehingga ia mulai menangis dan memohon kepadanya.
__ADS_1
"Aku mohon... Hentikan... Jangan lakukan apapun kepadanya... Aku harus melindunginya..."
"Perkataan mu itu terdengar cukup jelas bahwa kau pacarnya ya... Bukannya bagus jika kau melihat kami melakukan praktek agar kau nanti bisa mahir?" Oskadon menyentuh rambut Kou lalu menciumnya.
"Hmm... Wangi dari gadis berfisik lemah dan kecil... Membuatku terangsang." Oskadon tersenyum kepada Shuan sehingga Shuan langsung mengerahkan seluruh kekuatan dan tenaganya sampai akhirnya.
Namun, semua yang ia lakukan sia-sia dan tidak memberikan hasil apapun melainkan nyawa terakhirnya. Shuan babak belur dan tergeletak di atas tanah, melihat Oskadon yang perlahan-lahan melepas kancing pakaian Kou.
"Hentikan...!"
"Shuan, jangan membuat diriku turun tangan dan membunuhmu secara keseluruhan." Oskadon mulai membantu Shuan untuk duduk di hadapannya agar ia bisa menyaksikannya dari dekat.
"Kau hanya perlu menyaksikannya dari dekat, biarkan aku menjadi yang pertama baginya, bukannya begitu?"
Shuan tidak memiliki kekuatan tersisa di dalam dirinya, ia merasa gagal sepenuhnya sampai air mata mengalir keluar melalui kedua matanya dan Oskadon mulai menepuk kepala Shuan pelan.
"Tak apa... Lihat saja---" Oskadon melebarkan matanya ketika wilayah menjadi sangat gelap, ia menoleh ke atas dan melihat gerhana bulan yang begitu besar.
"Dia mengetahui keberadaanku...?!" Shuan melihat Kou yang di tarik oleh rantai hitam, melihatnya saja membuat ia lega sehingga sebuah api yang panas langsung mendorong Oskadon mundur.
Oskadon mengerutkan dahinya selagi merapatkan taring-taringnya ketika melihat dua Legenda yang mendarat di hadapan Shuan dengan tatapan yang terlihat serius.
"Kau tidak memiliki jalan untuk lari lagi sekarang, Oskadon! Rencana yang kau buat itu hanya akan berakhir dalam kegagalan...!" Legenda itu mulai menahan semua tekanan kegelapan itu dengan memasukkannya ke dalam gerhana bulan di dalamnya
Shuan melihat dari dekat seorang gadis dan pria yang mampu melawan Oskadon dari jarak yang sangat jauh, kekuatan yang setara bahkan Oskadon sampai terjatuh ketika gadis di hadapannya melepaskan kristal dan api emas.
"Ckk...! Kalian memang tidak akan membiarkanku pergi...! Tujuanku berada tepat di depan mataku dan kalian tidak akan bertahan lama di kota permohonan ini...!" Oskadon melepaskan gelombang kegelapan melalui keningnya.
Gadis itu mulai mengeluarkan api yang berbentuk tangan lalu menyerapnya dengan tato yang tertera di tapak apinya itu.
Gadis itu dan Oskadon mulai bergerak menuju satu sama lain lalu mengerakkan kekuatan yang setara, Shuan hanya bisa diam karena ia merasa gagal dalam melindungi Kou dan bertambah kuat demi mengalahkan Minami dan Shira.
Pria itu mulai menatap Shuan, "Tidak ada yang harus kau khawatirkan sekarang, gadis itu aman dengan Chains of Moon Reclipse."
"Siapa... Kau...? Kenapa kau terlihat begitu... Sama...?"
"Kau tidak pernah mengetahui semesta yang berpapasan dengan Yuusuatouri ya? Bisa di bilang aku palsu dan gadis yang melawan Oskadon itu adalah versi palsu dari Shiratori Minami."
__ADS_1
"Bisa di bilang... Dalam pandangan palsu dan asli, aku adalah Shiratori Shou..."
"...versi palsu yang datang untuk mencegah iblis sialan itu.