
Pertarungan antara pasukan Zangetsu dan Touriverse masih terus berjalan, tidak terlihat pertanda siapa yang akan menang karena kedua belah pihak masih memiliki jumlah pasukan yang sangat banyak. Jika saja Zangetsu tidak ditahan oleh mereka semua maka dia sudah mengakhiri semua ini dengan cepat dan juga ia pasti akan mendapatkan seluruh kekuatan-nya kembali ketika berhasil membunuh semua populasi itu.
Shira mengepalkan kedua tinju-nya karena sudah saatnya ia bertarung, ia bisa merasakan banyak cahaya yang terkumpul di dalam diri-nya... besar... semakin besar, Shira bisa merasakan peningkatan yang cukup membuat diri-nya puas sehingga ia tidak akan menyia-nyiakan semua cahaya dan kekuatan yang ia dapatkan.
Shira menatap Zangetsu dan ia sekarang sedang menghajar mereka semua, tidak ada yang berhasil menang ketika melawan Zangetsu karena tubuh-nya semakin lama semakin terbiasa sehingga ia mendapatkan banyak sekali kekuatan. Methode masih bertahan dan saat ini ia sudah sekuat mungkin menahan serangan-nya itu sehingga Zangetsu mencekik leher-nya lalu melemparnya ke atas.
"Akhirnya semua sampah yang mengganggu itu telah aku urus, sudah waktunya aku melawan makanan penutup-ku." Kata Zangetsu sehingga ia menoleh kepada Shira yang mulai tersenyum, sepertinya mereka yang mencoba untuk mengulur waktu memberikan hasil yang cukup baik untuk Shira karena sekarang ia mengangkat lengan kanan-nya ke atas sehingga ia menciptakan matahari yang terus bertambah besar.
Ukuran matahari itu terus membesar dan bahkan melepaskan banyak sinar matahari yang mampu memulihkan seluruh luka pasukan-nya dan memberikan beberapa kekuatan untuk mereka semua, Shira tersenyum karena ia sudah sepenuh siap untuk bertarung melawan Zangetsu... ia berharap semua cahaya yang ia telah kumpulkan lalu ia ubah menjadi matahari ini sudah cukup untuk menghentikan Zangetsu.
"Kalian... mari kita beri dia cahaya yang ada di dalam diri kita!" Seru Methode sehingga mereka semua mulai mengangguk lalu menuju Shira sehingga cahaya emas mulai keluar dari tubuh mereka lalu masuk ke dalam tubuh Shira. Semua cahaya emas itu melambangkan harapan dan juga motivasi mereka semua untuk melindungi Touriverse.
Semua pasukan Palouce dan Reaoum menyempatkan diri untuk menunjuk Shira serta memberikan cahaya yang ada di dalam diri mereka masing-masing, Shira melebarkan kedua mata-nya ketika tubuhnya terasa sangat ringan... ia bahkan bisa merasakan kekuatan yang melonjak besar di dalam diri-nya dan ia tidak sabar untuk menggunakan-nya kepada Zangetsu.
Zangetsu menyilangkan kedua lengan-nya lalu ia tersenyum kepada Shira karena selama ini ia hanya diam dan menunggu Shira selesai untuk mengumpulkan seluruh kekuatan-nya serta sihir yang saat ini sedang dia isi. "Zangetsu...! Jangan menyalahkan-ku, kau sudah membiarkan-ku bertambah kuat maka jika kau kalah maka salahkan diri-mu sendiri yang terlalu percaya diri!!!" Shira melempar matahari yang berukuran semesta itu ke arah Zangetsu.
__ADS_1
"Hohhh... benar-benar penutup yang akan membuat-ku kenyang, aku sangat menantikan-nya!!!" Zangetsu menunjuk matahari itu menggunakan jari telunjuk-nya sehingga ia melepaskan aura hitam melalui jari tersebut dan mampu mendorong matahari itu kembali kepada Shira.
Semua orang langsung terkejut ketika melihat kekuatan Zangetsu yang benar-benar gila dan berlebihan, Shira mulai mendorong-nya kembali tetapi Zangetsu mengeluarkan aura dan dorongan yang jauh lebih besar sampai matahari itu melesat menuju arah Shira dengan kecepatan tinggi.
"KAU MEMBUAT-KU MEMILIH PILIHAN YANG SEHARUSNYA TIDAK AKU PILIH!!!" Seru Shira keras sehingga ia menunjuk matahari itu menggunakan kedua telapak tangan-nya lalu ia menyerap matahari yang besar itu sampai membuat Zangetsu tercengang karena Shira mendapatkan kekuatan-nya lagi dan lagi dalam jumlah yang besar sampai tidak terbatas sekarang.
Matahari yang besar itu telah sepenuh terserap oleh Shira sehingga kekuatan-nya yang ia peroleh sekarang tidak bisa dibayangkan, Zangetsu sempat menyesal untuk melempar matahari itu kembali kepada Shira... lihatlah hasil-nya sekarang dimana dirinya tidak bisa merasakan batasan dari kekuatan yang dimiliki oleh Shira sehingga ia bergerak ke depan lalu berubah menjadi cahaya.
"HAHH!?" Zangetsu melebarkan mata-nya sehingga pipi bagian kanan-nya robek dan terdapat ledakan cahaya tepat di belakang-nya itu, Zangetsu menoleh ke belakang lalu ia bergerak menuju arah Shira, setelah itu ia melayangkan beberapa serangan yang bertubi-tubi sehingga serangan yang mengenai tubuh Shira... ia tidak bisa merasakan apapun karena Zangetsu hanya memukul sebuah cahaya.
Zangetsu untungnya masih bisa melihat serangan-nya sehingga ia menahan semua serangan itu sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat kesal karena ia tidak mau kalah oleh seorang mortal Legenda seperti-nya yang tidak memiliki julukan Dewa atau lebih tinggi lagi. Cahaya itu menyentuh bahu Zangetsu sehingga menghentikan pergerakan, setelah itu Shira mengubah salah satu dari cahaya itu menjadi kaki yang menendang wajah Zangetsu.
Baaagggg!!!
"SIALAN KAU!!! LEGENDA SAMPAH!!!" Zangetsu menjerit keras sehingga ia menyebarkan aura-nya yang berwarna hitam itu, Shira langsung diam seketika melihat Zangetsu yang benar-benar mengerahkan semuanya secara langsung demi mengalahkan seorang Mortal saja.
__ADS_1
Mereka melesat menuju arah satu sama lain lalu melayangkan beberapa pukulan yang sama sehingga setiap pukulan itu mulai saling beradu, mereka dengan bersama-sama melayangkan satu pukulan yang mulai beradu sehingga mereka terlempar ke belakang. Kecepatan Shira lebih tinggi dari Zangetsu sehingga ia menerima beberapa serangan dari cahaya yang bergerak di sekitar-nya itu.
Zangetsu mengerang keras sehingga Shira terdorong ke belakang lalu disambut oleh Zangetsu yang mengerahkan beberapa sihir ke arah-nya, semua sihir itu dengan mudah Shira ubah menjadi cahaya sehingga ia langsung memberikan kembali sihir itu kepada Zangetsu. Zangetsu benar-benar menyesal... ia seharusnya tidak membiarkan Shira mendapatkan kekuatan sebesar ini, semau ini terlalu berlebihan.
Zangetsu membuka mulut-nya lebar-lebar lalu ia meluncurkan gelombang hitam melalui mulut-nya sehingga Shira langsung mendorong gelombang tersebut dengan melepaskan Megura Flash, Zangetsu melebarkan kedua mata-nya sehingga gelombang itu mengenai diri-nya lalu menimbulkan ledakan yang sangat amat besar.
Baaammmmm...!!!
Mereka melesat ke atas lalu melayangkan beberapa serangan, setiap serangan yang hampir terkena itu tiba-tiba luput karena target mereka tiba-tiba menghilang dengan cepat. Seiring pertarungan berjalan maka tubuh Zangetsu terbiasa dalam mengumpulkan kekuatan sehebat ini sehingga Shira harus segera menghabisi diri-nya sebelum terlambat.
Shira dan Zangetsu saat ini melayang di atas langit sambil bermunculan di mana-mana, kecepatan mereka mulai setara sehingga Zangetsu berhasil mengenai wajah Shira dengan sebuah pukulan Yang mampu melemparnya ke belakang.
"Ck!" Shira menatap ke atas dan melihat Zangetsu yang mulai meluncurkan beberapa gelombang sihir hitam melalui mulut-nya, Shira bergerak menghampiri Zangetsu untuk menghindari semua serangan-nya sehingga ia muncul tepat di hadapannya dengan wujud cahaya-nya itu.
"BERAKHIR SUDAH!!! ZANGETSU!!" Seru Shira keras sehingga ia mengepalkan tinju kanan-nya yang berwarna emas lalu ia menghantam dada Zangetsu sampai ia terlempar ke belakang.
__ADS_1
"Uagggghhhhhhh!!!"