Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1097 - Kesulitan yang Putus Asa


__ADS_3

Brimgard merapatkan taring-taringnya yang tajam lalu ia menoleh ke belakang hanya untuk melihat Kuro yang sedang memegang pedang gabungan dosa itu cukup erat, ia langsung memisahkannya menjadi tubuh kembali.


Tujuh pedang dosa besar itu berputar mengelilingi dirinya sampai Brimgard langsung melepaskan banyak sekali serangan jarak jauh tetapi pedang Greed berhasil menghisap semuanya bersama dengan pedang Pride yang terus menangkisnya beberapa kali.


"Walaupun inti kehidupannya adalah sejarahnya sendiri maka aku harap menghapusnya, dalam arti diriku juga perlu melenyapkan dirinya dari alur waktu alternatif lain..."


"...menghapuskan segalanya secara seratus persen dimana dirinya tidak akan pernah sama sekali, aku harap kemampuan itu masih bisa di akses walaupun perlu mengorbankan beberapa kepentingan." Kuro diam-diam membakar lengan kanannya dengan kobaran api neraka.


Korrina memperhatikan Kuro dari jauh dimana lengan kanannya sempat dibakar dengan api neraka yang mengandung kemampuan mematikan di dalamnya, "Kuro..."


"...dengan wadah baru yang kau gunakan yaitu Koizumi, kau ingin langsung mencoba untuk membuka beberapa jalan yang terkunci? Apakah kau yakin hal tersebut bisa menghentikan dirinya...?"


"Aku sendiri kesulitan ketika mencoba untuk menghapus inti kehidupannya dari segala dunia terutama lagi sejarahnya."


"Karena Shimatsu juga memiliki kemampuan yang dapat mengacaukan konsep, alasan, hukuman, dan logika... hal tersebut memberikan Kuro kemungkinan untuk menerobos menuju jalan yang terkunci."


"Koizumi, kau dan Kuro bagaikan dua jiwa yang saling bekerja sama... jika kau mau berusaha lebih keras lagi maka itu akan membantu Kuro untuk membuka semua kemungkinan yang dapat ia lihat saat ini."


"Tetapi karena kau baru saja menerima kekuatan tujuh dosa besar, rasanya sangat wajar jika Kuro masih belum bisa membuka semuanya karena membutuhkan proses juga."


Korrina memandang lengan kanan Kuro yang terus bergetar dengan kobaran api neraka yang terus membakarnya, "Dia berencana untuk mencoba melakukannya walaupun itu akan mengacaukan kekuatan dan Lenergynya sendiri..."


"Tidak... ini adalah kesempatan terakhir untuk memperlihatkannya langsung kepada Brimgard bahwa Mortal juga bisa mengincar puncak tertinggi jika masih ingin terus mencoba untuk melewati langit yang tak terbatas itu."


"Kau... brengsek...!" Brimgard terus menerima banyak sekali serangan dari tujuh pedang dosa besar itu yang terus mengelilingi tubuhnya lalu mencoba untuk menebas dan menusuknya beberapa kali.


Sekali saja pedang Sloth mengenai Brimgard maka dia tidak bisa melakukan apapun kecuali menerima kelemahan serta kemalasan yang dirasakan oleh tubuhnya sendiri, "Grrgghh...!"


"Ketangguhan yang kau perlihatkan membuatku kesal, Legenda...!!! Aku akan melenyapkan dirimu agar kau menjadi satu dengan Nothingness yang aku perkuat...!!!" Seru Brimgard keras sampai tubuhnya diselimuti dengan aura ungu gelap dengan lapisan kehitaman di luarnya.


"RAAAGGGHHHH...!!!" Brimgard melepaskan banyak sekali materi gelap di sekitarnya sampai tubuhnya juga meluncurkan satu gelombang materi gelap ke atas langit yang menghujani materi gelap lainnya.


Kuro langsung menahan semua materi gelap itu dengan memunculkan banyak sekali pedang di sekitarnya yang berhasil melindungi dirinya, "Situasi mereka berdua sama-sama mengalami kendali yang sulit..."


"...apakah Brimgard memutuskan untuk menggunakan Dark Null-Matter untuk melenyapkan Kuro sekaligus agar ia bisa terbunuh...?"


"Tetapi dia perlu menghapus konsep dosa terlebih dahulu untuk membunuh Kuro, kemudian masih banyak hal yang harus ia urus setelahnya." Korrina memperhatikan kedua petarung yang sulit untuk dibunuh itu.


"Banyak sekali kekuatan yang tidak biasa terlepas dari tubuh mereka, tetapi Brimgard telah memperlihatkan amarah yang hanya akan menumbuhkan keuntungan bagi Kuro sendiri..."


"...mereka sama-sama memiliki satu kesempatan, dan kemungkinan besar keberhasilannya juga setengah." Korrina terus berpikir cara ampuh agar bisa menghentikan Brimgard.

__ADS_1


"Dengan menahan dirinya sejak awal, ia tidak memperlihatkan ancaman di Ragnarok pertama dan kedua, sekarang dia benar-benar menerima banyak tekanan dari lawan barunya yang kuat."


"Kuro juga tidak pernah bertemu dengan Brimgard sejak itu karena wadahnya sejak itu tidak berkemungkinan untuk membantu dirinya membuka segala kunci yang menghalang dirinya."


"DAAAHHH...!!!" Brimgard melesat maju menuju arah Kuro dengan kecepatan yang bisa disebut lambat sampai mengejutkan Korrina seketika.


"Kecepatan apa itu...?! Lambat sekali, dia pasti merencanakan sesuatu..." Korrina memperhatikan Kuro yang langsung menghilangkan kobaran api neraka di lengan kanannya.


Kuro melesat maju menuju arah Brimgard dengan kecepatan yang setara, mereka berdua melesat menuju arah satu sama lain dengan tubuh yang melepaskan banyak sekali kekuatan dan dorongan yang saling berbenturan.


Kuro merapatkan giginya lalu pandangannya fokus kepada dada Brimgard dimana ia juga masih menyempurnakan kobaran api neraka itu, Brimgard di sisi lainnya hanya bisa menyeringai selagi mengepalkan tinju kanannya itu.


Tidak lama kemudian, mereka berdua sudah berada di hadapan satu sama lain dengan satu serangan yang dilancarkan dalam waktu bersamaan.


"... ...!!!" Korrina terus memperhatikan ******* dari pertarungan mereka.


Kuro menyeringai sampai tubuhnya langsung lenyap sehingga pukulan Brimgard meleset mengenai Kuro sampai mengejutkan dirinya, "... ...!!!"


Kuro muncul di sebelah Brimgard dengan kedua lengannya yang ia ulurkan ke depan sampai tapaknya terbakar dengan api neraka yang langsung menyelimuti tubuh Brimgard sampai membakarnya dengan cepat.


"Logic Breaker...!!!" Tubuh Brimgard langsung menerima banyak sekali kesakitan sehingga ia menjerit karena seluruh kehidupannya langsung terbakar dengan kobaran api itu.


Dimana pun inti kehidupannya berada, semua itu menerima efek Logic Breaker yang Kuro wujudkan menjadi api neraka agar bisa melukai dirinya sekaligus melenyapkan Brimgard yang berada di segala alur waktu serta sejarah.


"Apakah dia berhasil...!?" Korrina terkejut ketika melihat Kuro ternyata memang melakukan pergerakan yang nekat untuk mencoba menghapus Brimgard tanpa menyisakan apapun termasuk sejarahnya sendiri.


"AAGGGGHHHHH...!!!" Brimgard terus menjerit kesakitan sehingga tubuhnya sudah menyisakan setengah sekarang karena api itu yang membakar dirinya menjadi Nothingness.


Brimgard masih memiliki dua tangan tersisa di bagian tubuhnya yang belum terbakar sepenuhnya, Kuro mulai merasakan tekanan dan kesulitan dari Brimgard yang terus memberontak sehingga ia langsung mencekik lehernya.


"Jangan harap kau dengan kemampuan yang dapat melenyapkan diriku dari segala dunia dan sejarah akan berhasil...!!!" Mata Brimgard melepaskan kegelapan yang langsung menyelimuti tubuh Kuro sehingga ia berhenti menggunakan Logic Breaker itu.


"Null Historical...!" Seru Brimgard keras selagi menggunakan kemampuan dengan kegunaan persis seperti Logic Breaker yang dapat melenyapkan inti kehidupan Kuro dari apapun termasuk menghapuskan dirinya dari sejarah seperti ia tidak pernah eksis sama sekali.


Tetapi kedua kemampuan itu digunakan secara bersamaan sehingga saling menarik satu sama lain lalu menyebabkan ledakan yang begitu dahsyat sampai meluas menuju medan perang.


Menghapus sebagian pasukan serta melukai mereka cukup parah, Korrina mendarat di atas tanah lalu ia memunculkan pintu surga yang menghisap seluruh ledakan itu agar tidak melenyapkan pasukan Touriverse lebih lanjut.


Pilihan terakhir mereka telah digunakan secara bersamaan sehingga memberikan hasil yang seri, Kuro terluka cukup parah sampai tubuhnya menerima risiko yang besar karena ia memaksa untuk menerobos gerbang kekuatan yang terkunci.


Brimgard terlihat baik-baik saja sekarang, jika dia tidak melakukan sesuatu lebih cepat maka seluruh inti kehidupannya akan lenyap bersama dengan sejarahnya sendiri sehingga ia tidak pernah eksis sama sekali dalam dunia apapun.

__ADS_1


"Hah...!!! Hah...!!! Hah...!!!" Brimgard bernafas berat lalu ia merapatkan giginya kesal ketika mengetahui seorang Mortal mencoba untuk menghapus dirinya dari sejarah agar tidak pernah ada.


"Dengan seenaknya kau mencoba untuk melenyapkan diriku dengan kemampuan lemah itu, karena ketangguhan absolut yang aku miliki..."


"...semua itu membantu diriku untuk bertahan sampai memiliki kesempatan terakhir untuk menggunakan kemampuan yang perlu aku gunakan kepada musuh paling tangguh!" Brimgard bangkit dari atas tanah.


Kuro berhasil bangkit lalu tubuhnya terasa lebih ringan sekarang berkat pemulihan yang diberikan oleh Greed, "Dengan semua proses yang berjalan lambat tadi, hasilnya tidak memberikan keuntungan apapun untuk kedua belah pihak."


Kuro masih menerima beberapa pemulihan yang mencoba untuk membantu dirinya agar bisa menggerakkan tubuhnya yang mati rasa itu, "Sial... masih belum cukup---"


Brimgard melempar materi gelap yang berukuran sebesar planet menuju arah Kuro yang masih berdiri di posisi, tidak bisa menggerakkan tubuhnya sedikit pun tetapi ia hanya bisa memperhatikan serangan itu yang mulai mendekati dirinya.


Materi gelap itu langsung lenyap ketika menerima semburan sinar gamma sampai mengejutkan Brimgard karena ia melihat Shira datang dengan mendarat di hadapan Kuro.


"Sepertinya kalian menikmati waktu kalian dengan bertarung di tingkatan yang berbeda..." Shira merasa yakin kekuatannya saat ini cukup untuk menahan Brimgard agar tidak menyentuh Kuro.


"Shiratori Shira..." Brimgard mengejutkan dahinya lalu ia melihat Haruki mendarat di sebelah dirinya selagi mempersiapkan kedua pedangnya.


"...dan Shichiro Haruki."


"Dengan Kuro yang masih berada dalam kondisi gawat, setidaknya kita diberikan tugas untuk menahan dirinya sampai Kuro bisa sepenuhnya pulih!"


"Ya, aku selalu siap..." Shira melakukan kuda-kuda bertarungnya lalu ia bisa melihat Brimgard melesat menuju arah mereka berdua dengan dorongan yang dilepaskan melalui tubuhnya itu.


Brimgard muncul di hadapan Haruki dengan melancarkan beberapa pukulan yang berhasil ditahan menggunakan kedua pedangnya itu, tetapi tubuhnya tidak bisa menahan tekanan yang diberikan oleh dirinya sampai ia langsung terpental ke belakang.


Shira menghantam dada Brimgard sampai titik memberikan efek apapun, Brimgard langsung melancarkan banyak sekali pukulan yang dihindari oleh Shira karena kecepatannya lebih unggul.


Shira dan Brimgard mulai saling melancarkan banyak sekali serangan yang saling berbenturan sehingga Haruki langsung mengelilingi tubuhnya selagi mencoba untuk merencanakan sesuatu.


Shira melebarkan kedua lengannya menuju arah kanan dan kiri sampai menciptakan dua alam semesta besar yang ia tabrakan kepada tubuh Brimgard sehingga terjadi ledakan yang langsung menahan dirinya.


Kuro melesat maju menuju arah Brimgard lalu ia berhasil menangkap tubuhnya itu, Kuro melepaskan kobaran api neraka lainnya yang sudah ia isi melalui kedua tapak tangannya, "Mungkin ini akan terus memberikan dirimu kesakitan...!"


"Itu tidak akan bekerja...!!!" Brimgard mencoba untuk bergerak tetapi terlalu malas karena pedang Sloth yang menebas punggungnya.


"Ya... karena kau terlalu malas." Jawab Kuro yang langsung melepaskan kobaran api besar sehingga mendorong mereka berdua menuju arah yang berbeda karena hasil dari ledakan api neraka itu.


Asap hitam dapat dilihat oleh ketiga Legenda itu di hadapannya, asap itu tidak lama kemudian menipis sampai memperlihatkan Brimgard yang menurunkan keempat lengannya selagi memasang ekspresi kelelahan.


Brimgard memuntahkan banyak sekali darah dari mulutnya lalu ia berlutut di atas tanah karena tidak memiliki tenaga untuk menahan semua pembakaran api neraka yang terus ia terima lagi dan lagi.

__ADS_1


"Untuk pertama kalinya aku melihat lawan sekuat dirinya..."


"...berlutut sampai menundukkan kepalanya."


__ADS_2