
"Golden Hyperversal..." Shinobu sempat mengingat kembali pertarungan Brimgard dan Shira yang berlangsung secara 0 detik dimana mereka semua tidak dapat melihat kedua petarung itu bertarung kecuali dirinya sendiri.
"...kekuatan yang sungguh hebat dari Kakek, tetapi semua itu masih belum cukup karena Brimgard adalah calon Higher Being dimana ia akan mati ketika sejarahnya juga sudah dihapus." Shinobu memegang dagunya sendiri.
"Sinar gamma... hipernova... Koneko memang harus mencobanya nanti, jika semua itu berhasil maka setidaknya aku bisa melawan balik Brimgard."
Shinobu terus memikirkan rencana dan strategi untuk bisa menghentikan Brimgard yang selama ini menahan diri, tetapi sekarang ia sudah memperlihatkan kekuatan itu kepada tiga Legenda legendaris yang terlihat ketakutan.
Shinobu mencoba untuk tetap fokus melawan beberapa pasukan yang tidak mencolok karena semua ini tetap akan dimenangkan oleh jumlah layer yang bertahan paling banyak, pemenang dapat mengalami transenden menuju dunia yang tidak terikat dengan layer.
Shinobu dapat melihat jumlah pasukan Touriverse dan Kountraverse yang terus berkurang drastis sampai ia sendiri tidak begitu tahu angka itu akan menginjak sampai titik mana.
Cyber terlalu sibuk mengalkulasi semua jumlah pasukan dari kedua belah pihak agar bisa membantu Shinobu sebisa mungkin untuk memperingati penghuni mana yang memiliki jumlah unggul.
"Kalau begitu aku hanya harus membunuh lebih banyak...!" Shinobu kembali terlihat serius lalu ia menarik keluar Keris itu hanya untuk menebas musuhnya satu per satu sampai Ako dapat merasakan semangatnya itu kembali terbakar.
***
Shira melancarkan satu pukulan menuju arah Brimgard tetapi lengannya berhasil di tangan oleh tangan tambahan yang dimiliki lalu dadanya menerima satu pukulan sampai melepaskan materi gelap melalui punggungnya itu.
"HUGGGHHHHH...!!!" Shira perlahan-lahan terjatuh ke belakang lalu ia bisa melihat Brimgard memunculkan dua belati yang ia gabungkan menjadi satu tombak.
Tombak itu ia putarkan sampai mengumpulkan banyak sekali sihir campuran dari materi gelap, Null, dan Nothingness untuk melenyapkan dirinya agar bisa berhenti melakukan perlawanan yang tidak ada artinya.
Tubuh Brimgard seketika menerima sebuah ranjau lainnya dari Araya sampai tubuhnya terus terikat dengan jutaan rantai Greed yang mencoba untuk menyedot seluruh kekuatan dan sihirnya itu.
Tombak yang ia pegang menghilang seketika karena tersedot ke dalamnya, "Kau sampai sekarang memang tidak akan pernah bisa mengerti tentang potensial yang dimiliki oleh Legenda bukan...!?"
Shira mulai melarikan diri sampai Haruki muncul tepat di atas Brimgard hanya untuk melepaskan Chaos Vengeance sampai Brimgard langsung terpental ke bawah, ia juga memunculkan sebuah lubang hitam di bawahnya agar ia terjebak di dalamnya.
Mereka bertiga dapat melihat Brimgard yang tersedot ke dalam lubang hitam tetapi tidak ada satupun dari mereka yang merayakannya karena Zerdian satu ini bisa dikatakan cukup berbeda dari yang lainnya.
"Dia tercipta kelainan bagi bangsanya sendiri jika bisa menguasai ketiga hal yang dikatakan paling mutlak yaitu Nothingness." Kata Shira.
__ADS_1
Lubang hitam itu langsung meledak karena tidak bisa menerima kehadiran Brimgard yang begitu kuat, ketiga Legenda itu langsung bersiap-siap untuk melihat kedatangan Brimgard yang pasti akan memberikan serangan lain.
Setiap Brimgard bergerak menuju arah mereka terjadi sebuah ledakan emas yang disebabkan oleh Shira karena ia sendiri juga sempat memasang beberapa ranjau agar ia bisa menerima kelelahan.
Tetapi mereka tidak mengetahui jelas batasan Brimgard saat ini berada di titik mana, walaupun seorang Dewa yang memegang Kountraverse setidaknya masih ada cara untuk menyebabkan dirinya kelelahan sampai menginjak batasannya sendiri.
"Apakah kita, bangsa petarung bar-bar yang dinamakan sebagai Legenda memang tercipta sama dengan bangsa setengah monster itu yang bernama Zerdians?" Tanya Haruki.
"Entahlah... Korrina sendiri tidak memberitahu kita cerita di balik bangsa mereka yang sebenarnya, tetapi dua Ragnarok ini tidak ada satupun pasukan Zerdians yang gugur." Jawab Arata.
"Itu cukup mengerikan, aku tidak bisa berbohong... satu-satunya hal yang menyebalkan dari mereka adalah daya tahan itu serta kemampuan alami dinamakan sebagai Zerdianserker untuk melampaui daya kekuatan kita semua." Ucap Shira.
Wajah Shira langsung menerima satu pukulan oleh Brimgard yang sempat bergerak ketika mereka mengedipkan matanya, Haruki dan Arata mencoba untuk menyerang mereka tetapi menerima pentalan dari materi gelap yang dilepaskan.
Shira menatap ke depan lalu ia dikejutkan dengan materi gelap yang berbentuk planet mengarah kepada dirinya tetapi ia langsung menembaknya menggunakan gelombang cahaya sampai ia dikejutkan dengan Brimgard di baliknya.
Shira mencoba untuk menghindari serangan Brimgard tetapi tangan tambahannya itu berhasil menarik kakinya sampai ia menerima bantingan lainnya di atas tanah.
"Hugggghhhh...!!!"
Shira mengubah tubuhnya menjadi cahaya lalu ia berhasil menembus tubuh Brimgard untuk melarikan diri darinya yang memang memiliki pertahanan kuat, "Hah... Hah... Hah..."
"...aku membutuhkan rencana lain." Shira melihat Arata dan Haruki yang berada di belakang Brimgard mencoba untuk menentang dirinya tetapi mereka langsung terpental menuju arah dirinya.
Brimgard menghela nafasnya sampai tubuhnya melepaskan aura hitam keunguan ke atas langit sampai menekan ketiga Legenda itu yang mencoba sebisa mungkin untuk menaikkan kekuatannya sebelum menerima serangan karena tekanan itu.
"Light of Hope...!!!" Tingkatkan tak terhitung...!!!" Shira melesat sendirian ke depan lalu ia dan Brimgard melancarkan satu pukulan sehingga terjadi benturan yang melepaskan dorongan lainnya.
Mereka berdua mulai melancarkan banyak sekali serangan yang terus berbenturan, Arata dan Haruki hanya perlu merancang strategi agar bisa bertahan ketika melawan Brimgard yang dapat meratakan beberapa pasukan Touriverse.
Shira menendang perut Brimgard sampai ia terpental ke belakang tetapi ia sebenarnya melakukan pergerakan tersebut hanya untuk memunculkan kembali tombaknya lalu melancarkan gelombang tebasan Nothingness yang tidak bisa ia lihat.
Tebasan Nothingness itu melenyapkan pasukan Giblis di belakang Shira yang mencoba untuk menyerangnya Brimgard, ia menoleh ke belakang sampai dirinya hanya bisa terkekeh pelan karena sudah memberikan pasukan Giblis lainnya kekuatan.
__ADS_1
"Apakah kau tidak mengerti, Brimgard?" Tanya Shira.
"Tidak mengerti dengan apa, Shiratori Shira...?"
"Jika kau terus melepaskan kekuatan sehebat itu maka kau hanya akan memberikan seseorang ilmu pengetahuan luas tentang segala hal..."
"...terutama lagi kau tidak ingin macam-macam dengan bawahan yang sudah dibawa oleh cucuku bukan?" Tanya Shira yang mulai menatap ke atas sampai Brimgard melirik ke belang lalu melihat seekor Gildritch mencoba untuk menarik dirinya.
Semua tentakel yang mencoba untuk menangkap Brimgard langsung lenyap ketika menyentuh tubuhnya yang tercipta karena Null Energy, ia mulai mundur dengan muncul di sebelah Arata dan Haruki.
Brimgard hanya perlu melepaskan banyak sekali dorongan yang terbentuk melalui pukulannya sampai melukai Gildritch itu tanpa henti sehingga ia tidak akan bisa bebas selama Brimgard masih hidup.
Makhluk itu akan terus menerima tekanan dari serangan dorongan itu yang menyebabkan dirinya tidak bisa melakukan apapun kecuali menerimanya, "Sialan... sebenarnya Gildritch itu sudah jadi sempurna atau memang masih dalam masa percobaan...?"
"Percuma saja, maupun itu kepercayaan dan harapan yang kalian gunakan... semua itu tidak ada tandingannya di hadapan ketangguhan yang aku miliki." Brimgard melangkah menuju arah mereka.
"Sehebat apapun pasukan dan bawahan yang dimiliki Touriverse, aku sudah menerima banyak ketangguhan yang membantu diriku untuk menepati janji agar bisa meraih kemenangan untuk Kountraverse."
"Kami tahu kau memang kuat, tetapi rasanya cukup menyediakan bukan jika kau tidak bisa mengalahkan ketiga Mortal yang sudah membunuh ancaman yang kau takuti..." Kata Shira.
"...ya, aku membicarakan tentang Bamushigaru yang sudah meratakan Kountraverse sebanyak dua kali, sekarang aku mengerti dimana Zoiru dan Bamushigaru mendapatkan kekuatan mengerikan itu."
"Jika bukan karena bantuan dari Kou Comi yang berpikir cerdik dengan menghancurkan Temple of Oath maka kebangkitan Bamushigaru bisa dikatakan mutlak sampai tidak akan terjadi Ragnarok..."
"...karena layer sudah mati akan dimakan oleh dirinya termasuk dengan segala singularitas yang ada di luar sana."
"Apa yang dikatakan oleh Shira benar, walaupun kau adalah Dewa yang menegang Kountraverse... kita tidak pernah memandang musuh itu seperti apa." Haruki mulai berbicara di sebelahnya.
"Tetapi, meskipun begitu kita sebagai bangsa Legenda akan tetap maju dan berjuang sampai bisa memenuhi tujuannya itu..."
"...terutama lagi mengalahkan dirimu agar kau tidak bisa meraih kemenangan itu!" Kata Arata.
Brimgard hanya bisa diam ketika melihat ketiga Legenda yang sudah menyingkirkan ancaman Kountraverse, sisanya ia hanya perlu menyingkirkan ketiga Legenda itu agar bisa melanjutkan pertarungan.
__ADS_1
"Akan sangat memalukan jika kau melempar harga dirimu yang disebut sebagai ketangguhan bukan...? Itulah kenapa kau akan terus melawan kita sampai Ragnarok selesai, sampai kita bertiga mati!" Shira mengepalkan tinjunya.
""Bersiaplah, Brimgard...!!!""