
"Iblis...? Tidak mungkin..." Shuan melihat seorang iblis yang memiliki penampilan unik, berbeda dengan iblis yang selalu ia temukan sebelumnya terutama lagi raja iblis yang bernama Rxeonal itu memiliki penampilan iblis yang berbeda.
Dua tanduk yang berbentuk seperti kambing bahkan ia juga bisa melihat satu tanduk tajam di bagian dahinya, ia tidak mengenakan baju jadi terlihat jelas ototnya yang begitu kekar.
Tubuhnya bahkan dipenuhi dengan garis hitam yang mengandung kegelapan di sekitarnya sehingga Shuan menyadari bola merah di tengahnya yang begitu besar, di dalamnya terdapat jantung yang berdetak cepat.
Keningnya juga memiliki tanda iblis yang begitu mengerikan, sumber kekuatan dan sihir tercampur di dalamnya. Shuan baru saja menganalisis musuh itu selama satu detik karena insting hewannya.
"Kenapa kau terkejut seperti itu, Shiratori Shuan? Apakah kau takut dengan Iblis?"
"Jaga mulut sampah mu itu, tanduk kambing! Tidak ada yang aku takuti terutama iblis busuk seperti dirimu akan menerima akibatnya..."
"Aku tidak tahu siapa kau sebenarnya tetapi kau sepertinya penyusup yang masuk ke dalam kota permohonan ini, kau pasti memiliki sebuah tujuan untuk datang ke tempat ini!!!" Shuan melompat begitu cepat.
Kecepatan cahaya Shuan masih lebih cepat di bandingkan sebelumnya sehingga membuat pria itu lengah karena tubuhnya menerima beberapa serangan cakar dari Shuan sampai ia terhempas ke belakang.
Kemudian, Shuan melempar dua cincin Saturnus yang mampu melukai pria itu sampai ia mencoba untuk mengambil alih cincin itu tetapi Shuan mengubahnya menjadi cahaya biasa yang menghilang dalam sekejap.
"Kekuatan sihirnya terus meningkat... Melihatnya saja membuat diriku mengingat tata surya, mereka tidak ada bandinginnya dengan Shiratori satu ini." Pria itu melompat ke belakang lalu mengangkat kedua lengannya sehingga beberapa garpu neraka muncul lalu melesat ke arah Shuan.
Dengan cepat Shuan mendorong semua serangan itu menggunakan Golden Neptune, kedua cincin Saturnus muncul di kedua lengan Shuan lalu berputar dengan kecepatan cahaya maksimum.
"Golden Venus...!!!" Planet emas Venus melepaskan gas beracun yang kuat kepada pria itu sampai iblis sendiri tidak bisa menahan racun yang terkandung di dalamnya.
"Golden Neptune...!!!" Planet emas Neptunus langsung melepaskan pusaran angin besar sampai menciptakan badai yang mampu menakan pria tersebut.
"Sungguh unik... Mungkin ini pemanasan yang aku butuhkan dari Shiratori satu ini---" Punggungnya menerima beberapa serangan dari cincin Saturnus milik Shuan sampai ia terjatuh ke dalam lautan yang sangat dalam.
"Kau tidak buruk juga, Shiratori Shuan!!!" Tubuh pria itu melepaskan tekanan kegelapan yang besar sampai tubuhnya menciptakan gelombang kegelapan yang meluncur menuju arah Shuan.
Shuan menunjuk gelombang tersebut lalu mendorongnya kembali menggunakan pusaran angin Neptunus, pria itu menghindari serangannya sendiri dan sadar menyerang Shuan dari jarak yang jauh adalah pergerakan salah.
"Seorang Legenda yang memanfaarkan jarak kah...? Neko Legenda seperti dirinya juga seorang Shiratori, ini benar-benar mimpi buruk." Pria itu melompat ke atas dengan cepat dan berhasil menangkap Shuan.
Ia mencekik lehernya menggunakan lengan kanannya yang diselimuti dengan kegelapan untuk menciptakan lengan buat yang mampu menyerap segala sihir termasuk membuat setengah dari tubuh seseorang mengalami infeksi.
Pria itu berputar lalu melempar Shuan jauh menuju perumahan yang kosong, tubuh Shuan menghantam keras daratan sehingga pria itu segera mendarat di hadapannya dimana ia melihat kepala Shuan terjebak di dalam lubang tanah itu.
Pria itu mencoba untuk mengakhiri hidup Shuan tetapi ia dikejutkan dengan tubuhnya yang berubah menjadi tanaman emas, selama ini ia menyerang sebuah tanaman yang Shuan ciptakan.
"A-Apa---" Pria itu langsung menerima satu serangan dari pukulan Shuan sampai ia terlempar ke depan dan mengenai beberapa rumah.
__ADS_1
Pukulan tadi di lanjutkan dengan Shuan yang melepaskan pilar emas ke arah pria itu dan pria tersebut langsung melepaskan gelombang kegelapan melalui keningnya sehingga kedua sihir mereka mulai saling beradu.
"Kau bisa mengatakannya kembali...!!! Aku bukanlah Legenda yang lemah, aku, Shiratori Shuan akan berada di tingkat atas dengan mengalahkan Kakakku sendiri!!!"
"Dasar sampah! Apakah kau satu-satunya Shiratori yang selalu mengeluarkan kata-kata sampah?!" Sihir milik pria itu mulai tertekan oleh pilar emas milik Shuan.
"Kau berpikir bisa menang hanya karena mengenai satu serangan begitu...?" Pria itu membantu sihirnya yang terkena dengan melepaskan dua api hitam yang membakar sihirnya sampai gelombang sihir miliknya mulai membesar dan menekan pilar emas itu.
"Sudah waktunya...! Kau akan menikmati waktumu di surga yang kau tak sukai, iblis!!!" Tata Surya emas yang mengelilingi leher Shuan mulai berputar lalu melepaskan pilar emas yang mampu mendorong sihir pria tersebut.
Pria itu terlambat, ia tidak bisa melakukan apapun kecuali menerima serangan sihir Shuan yang memiliki daya kekuatan besar, pilar emas itu mulai hancur dengan ledakan yang sangat dahsyat.
Baammm!!!
Kedua mata Shuan yang tajam bisa melihat tubuh pria itu menghilang begitu saja, berubah menjadi partikel emas karena kekuatan sihir dari pikir emas yang begitu dahsyat.
Kemenangan mampu ia dapatkan dengan wujud yang dapat ia kontrol secara pelan-pelan, "Itu yang kau dapatkan jika kau mengganggu waktu emasku dengan Kou."
Shuan melebarkan matanya sampai jantungnya berhenti seketika melihat pria itu kembali dengan sel yang membentuk kecil lalu menciptakan kembali tubuh iblis nya sampai kekuatan besar langsung ia rasakan.
"Dia masih hidup...?! Seharusnya kau menghilang dan mati bersama partikel emas itu!" Seru Shuan.
"Apakah kau pikir mengalahkan iblis spesial semudah itu...? Aku bukanlah sekedar iblis biasa... Aku berlatih sekeras mungkin selama seumur hidupku untuk membalas dendam perbuatan kalian semua..." Pria itu menatap kedua lengannya yang melepaskan kegelapan lebih besar lagi.
"Semua ini seharusnya tidak terjadi... Keberadaan Legenda dan Shiratori seperti dirimu membuatku mual...!" Kedua pupil pria itu menghilang begitu saja sampai warna matanya yang putih mulai berubah menjadi hitam pekat.
"HAAAAAGGGGGGHHHHH!!!" Iblis itu mulai menunjukkan kekuatan yang sebenarnya, selama ini ia menahan diri karena tubuhnya yang masih belum terbiasa dengan kekuatan dari [Demon God]>
Kegelapan dengan warna hitam pekat menyelimuti tubuhnya dan menyebar kemana-mana sampai mengejutkan Shuan dan membuat dirinya menahan semua tekanan itu menggunakan kedua lengannya.
Ia sadar bahwa tata Surya emas yang mengelilingi lehernya berubah menjadi hitam sampai terjatuh di atas tanah, lengan kanannya yang berubah menjadi hitam sampai ia bisa merasakan kesakitan seperti di gigit dan di tusuk oleh sesuatu yang tajam.
"Apa-apaan ini...!?" Shuan menatap ke depan dan melihat aura kegelapan milik iblis itu bertambah semakin besar sampai tekanannya mampu membuat Shuan berkeringat dingin dan jantungnya berdetak dahsyat.
"Hah...! Hah...! Hah...!" Shuan mulai bernafas berat karena ketakutan, rasa takut itu bukan keluar dari dirinya sendiri melainkan tubuhnya yang merasakan ketakutan dari kekuatan milik iblis di hadapannya.
"Apa ini..." Shuan bisa melihat iblis itu melepaskan gelombang yang super besar ke atas langit sampai membuat tubuh Shuan merasakan beban yang besar.
"Semua kekuatan murni yang di wariskan oleh Demon God mula terkumpul... Inti dari kristal dan jantung ini, setengah tubuh dari kakekku..." Iblis itu mulai memukul tinjunya sendiri lalu memuntahkan darah berwarna hitam.
Darah hitam itu membentuk zirah hitam yang langsung terpasang di tubuh Iblis tersebut, "Aku hanya mendapatkan satu persen sepertinya... Masih dalam perjalan menuju 66 persen."
__ADS_1
"Apa dia bilang...? Satu persen...?" Shuan tercengang ketika mendengarnya, keringat dingin terus mengalir di sekujur tubuh termasuk wajahnya.
"Iblis seperti diriku yang mendapatkan warisan Demon God kalah oleh Legenda tidak berpengalaman sepertimu akan menghancurkan harga diriku...!" Iblis itu mulai memiringkan kepalanya ke kiri dan kanan.
Terdengar suara tegangan otot, otot yang mengeluarkan suara itu mampu mengeluarkan sihir Shuan secara paksa dan di buang secara sia-sia, bukan hanya itu saja, satu lubang kecil muncul di bagian perutnya.
"Apa... Apa ini..." Darah hitam mengalir keluar melalui hidungnya.
"GRAAAGGGGHHHH!!!" Shuan menjerit keras sampai terdengar suara monster yang keluar melalui suaranya itu.
"Aku tidak akan menyerah...!!! Aku bukanlah keturunan Shiratori jika aku kalah oleh iblis sepertimu...!!!" Shuan melompat ke atas sehingga tata Surya emas itu muncul di kedua tapaknya dan melepaskan pilar emas yang besar ke arah iblis itu.
Iblis itu hanya bisa menatap pilar Shuan langsung tersenyum, menyebabkan pilar itu berubah menjadi hitam lalu berbalik ke arah Shuan sampai ia terkejut dan terlambat untuk menghindar atau menahan.
Pada akhirnya, pilar itu meledak tepat di hadapan Shuan sampai ia terjatuh di atas lubang besar yang tercipta melalui ledakan tadi, Shuan masih bisa bertahan karena tubuhnya di selimuti dengan pusaran angin Neptunus.
"Neko Legenda seperti kau tidak akan bisa membawa dirimu lebih jauh lagi dari kegagalan!" Iblis itu muncul tepat di hadapan Shuan lalu memegang erat ekornya.
Tubuh Shuan langsung melemah ketika ekornya di pegang sangat kasar oleh Iblis itu, ia mencoba untuk menjaga titik kelemahannya dengan berubah menjadi cahaya lalu menjauh dari iblis itu.
"Graaaggghhh!!!" Shuan melepaskan dua pilar emas lainnya menuju arah iblis tersebut.
Iblis itu melompat masuk ke dalam pilar itu lalu menyambut Shuan dengan sebuah tatapan sampai ia terdorong ke belakang dengan mata kanannya yang berlubang.
"... ...!!!" Shuan merapatkan giginya yang tajam lalu ia melancarkan beberapa serangan melalui kedua tinju dan kakinya.
Semua serangan yang mengenai tubuh Iblis itu langsung berbalik kepada Shuan seperti satu tendangan yang ia lakukan mengenai kepala iblis itu tetapi rasa kesakitan itu tidak di rasakan olehnya melainkan Shuan sendiri.
"A-Apa...?!"
"AKU SELAMA INI SALAH TENTANG DIRIMU...!" Seluruh luka Shuan mulai tertutupi dengan tumbuhan emas yang perlahan-lahan memulihkan lukanya.
"Light of Hope!!! Tingkatan kesepuluh!!!" Shuan mulai menggunakan sihir tingkat yang sama seperti Shira untuk meningkatkan seluruh atributnya sampai kecepatannya sekarang bertambah lebih tinggi.
Shuan mulai menyerang iblis itu dengan beberapa serangan, kali ini serangan yang mengenainya mampu melukai iblis itu yang lengah dan terlalu meremehkan.
"Lucu sekali, Shuan." Iblis itu tersenyum karena ia melihat ekor Shuan yang menghilang karena serangannya sendiri.
"Kau membunuh dirimu sendiri dengan seranganku sendiri?" Iblis itu menatap Shuan dengan tatapan yanf terlihat mati, ia mulai menyentil dahinya sampai ia terhempas ke belakang.
"Karena dirimu..."
__ADS_1
"...aku mampu merasakan kekuatan dari Demon God!"