
???
Zenzaku saat ini sedang duduk di atas tahtanya sambil mengangkat kaki kanannya dan menempatinya di kaki yang satunya, ia saat ini merasa bingung ketika melihat proses terciptanya semesta lain, big bang terjadi dimana-mana dan ia sendiri bahkan tidak tahu siapa yang menyebabkan big bang itu. Tidak ada satupun kehidupan atau esensi yang ia rasakan sehingga ia bisa melihat Korrina bersama dewa-dewi lainnya mencoba untuk memeriksa itu.
Zenzaku langsung tersenyum jahat karena ia tidak perlu mengurusnya sendiri, jika Korrina ikut maka saat ini Touri sedang aman. Ia mendapatkan banyak informasi karena ia sendiri dapat maha melihat, Touri sekarang menjadi semesta yang sangat damai terutama beberapa pahlawan saat ini sedang sibuk bekerja dan melakukan aktivitas lain. Zangetsu sendiri bisa melihatnya karena ia juga memiliki kemampuan maha melihat.
"Bagaimana Ayah? Apakah kita meminta ketiga Dewa Agung yang bernama Zoiru, Imterzel, dan Riziel untuk membangkit Bamushigaru?" Tanya Zangetsu.
"Jangan... kita simpan mereka untuk nanti, biarkan Shira bersama yang lainnya fokus melakukan pekerjaan mereka dan ketiga dewa itu kita biarkan melakukan ritual untuk membangkitkan Bamushigaru dan makhluk lainnya, kita akan menyerang ketika keturunan Comi semuanya sudah hancur." Kata Zenzaku, ia menunjukkan sebuah bola kristal besar yang menunjukkan Haruka, Okaho, dan Honoka sebagai ancaman terbesar mereka karena kekuatan yang mereka miliki itu bersangkutan dengan zaman kuno.
"Ahh, kau benar juga... percuma saja mereka menyerang jika Okaho masih berada di sana, sihir realitanya sangat menyusahkan terutama Honoka yang sekarang memiliki tubuh Android... Lenergy yang tidak terbatas dan kekuatannya hampir sama seperti realita tetapi ia dapat melakukan sesuatu yang tidak dapat Okaho lakukan."
"Intinya kita harus menyingkirkan semua Comi! Mereka adalah parasit yang sebenarnya... parasit yang menciptakan parasit lainnya, kita tidak perlu mengkhawatirkan soal Korrina yang pasti tidak akan pulang dengan selamat ketika memeriksa semesta baru itu, Haruka saat ini sedang berada di masa pemulihan-nya dan itu adalah waktu yang pas untuk menyingkirkan dirinya." Pintu besar mulai terbuka dengan menunjukkan seorang gadis yang memiliki jarum jam di kedua pupil matanya, gadis itu baru saja dipanggil oleh Zenzaku.
"Apakah sudah saatnya aku melaksanakan tugasku untuk menyingkirkan keturunan Comi itu? Bukan hanya mereka saja yang harus kita singkirkan tetapi Okaho memiliki banyak teman dari keturunan yang berbeda loh terutama Minami sendiri... walaupun dia bodoh dan sering berkhayal, dia itu sebenarnya menyembunyikan sesuatu." Kata seorang Dewi Agung waktu yang bernama [Kuharu].
"Kau sepertinya mempunyai rencana, lakukan rencana itu sekarang juga dan segera singkirkan para generasi baru itu sekarang juga!" Seru Zenzaku, Kuharu bersujud kepada dirinya lalu ia memberitahu rencananya kepada Zenzaku bahwa ia akan menculik Haruka dan membawa dirinya menuju Realm of Time lalu mengunjungi berbagai masa menggunakan kubus waktunya agar ia bisa benar-benar tersingkirkan.
__ADS_1
Kelumpuhan dirinya adalah waktu yang pas untuk Kuharu menyerap seluruh kekuatan dan kemampuan waktunya agar ia bisa sepenuh mengontrol waktu lalu menyingkirkan seluruh penduduk Touri terutama Shira dan yang lainnya, hanya saja tugas itu sangat berat sehingga ia harus menculik Haruka dan membawa diri untuk mengunjungi berbagai masa.
"Apakah yang kau maksud itu paradox?"
"Tidak, aku sendiri tidak berani merusak hukum waktu dengan menyebabkan paradox karena apa yang akan aku lakukan itu menggunakan kubus waktu yang sudah merekam semua sejarah di mulai dari nol, itu artinya aku harus mengunjungi semuanya untuk menyerap dan merebut seluruh waktu yang ada di sana dan setelah itu aku dapat memiliki Haruka sepenuhnya untukku." Kata Kuharu, jarum jam pasir yang melayang di kedua bahunya mulai berputar sehingga ia memberitahu Zenzaku bahwa ia juga melakukannya demi mendapatkan Grimoire of Time.
"Tidak mungkin... kau nekat sekali mencoba untuk mencari lokasi Grimoire of Time itu!" Kata Zenzaku, ia sendiri sampai kaget ketika mendengarnya. Kuhaku hanya tertawa terbahak-bahak karena ia sudah merancang semuanya dari awal, intinya ia akan membunuh Okaho dan Honoka terlebih dahulu sebelum menculik Haruka dari dalam mesin pemulihan itu.
"Bagaimana dengan keturunan Comi yang baru lahir itu, Ayah? Kou Comi." Tanya Zangetsu, mereka semua langsung tertawa terbahak-bahak bahwa Kou adalah produk gagal pertama yang terjadi di keturunan Comi karena ia benar-benar lemah dan tidak bisa melakukan apapun kecuali memakan madu, ia tidak perlu dihiraukan karena satu pukulan dewa saja sudah pasti akan membunuh dirinya, "Kau tidak perlu mengkhawatirkan dirinya karena Kou adalah produk gagal yang dilahirkan oleh Korrina, seluruh kekuatan dan Lenergy-nya nol bahkan ia tidak bisa menggunakan Sacred dan Crimson."
"Kau hanya perlu berhati-hati dengan Keris segalanya itu, Kuharu."
Kuharu tersenyum sinis ketika melihat beberapa penjaga dan pelayan mulai memeriksa apa yang terjadi di luar rumah Comi's Corporation, Kuharu dalam waktu yang samaan menggunakan lompatan waktu untuk melewati mereka semua dan sekarang ia masuk ke dalam rumah, sepertinya semuanya aman asalkan ia tidak mencoba untuk menghancurkan sesuatu karena Kuharu bergerak menggunakan lompatan waktu agar semuanya bisa berjalan dengan cepat.
Kuharu berencana untuk menyingkirkan Okaho, Honoka, dan Minami terlebih dahulu jadi ia naik menggunakan lift menuju lantai sepuluh. Ia saat ini sedang memikirkan Grimoire of Time dan kemampuan waktunya yang berada di tingkatan paling atas, bukan disebut sempurna lagi melainkan segalanya karena ia dapat merebut semua sihir waktu milik Haruka yang sedang lumpuh. Pintu lift terbuka dan Kuharu melebarkan matanya ketika melihat Kou yang berdiri di hadapannya sambil menunjukkan ekspresi yang terlihat penasaran.
Kou tidak sengaja bangun dan suhu tubuhnya menurun untuk sementara, awalnya ia ingin meminta pelayan untuk membelikan madu karena ia sudah kehabisan stok terhadap madu tetapi ia malah bertemu secara langsung dengan seorang musuh. Kuharu merasa lega karena ia tidak perlu menghiraukan dirinya tetapi ia akan memulai pemanasan-nya dengan membunuh Kou, "Sayang sekali ya... kau tidak bisa berbicara dan kau masih demam..."
__ADS_1
"TIME STOP!!!" Kuharu menghentikan waktu selama lima detik, ia menghampiri Kou yang sedang terpengaruh dengan sihir waktunya itu, ia mengepalkan tinju kanannya lalu berencana untuk menghantam kepalanya sampai hancur, pikirannya tiba-tiba mengalami penolakan sehingga ia memukul dirinya sendiri dan terlempar ke belakang. Waktu kembali berjalan dan Kuharu sendiri merasa kaget ketika ia memukul dirinya sendiri.
Kou terkekeh sambil menutup mulutnya, sepertinya sekarang ia tahu bahwa Kuharu adalah penyusup yang harus dihentikan. Kuharu merapatkan giginya dan berpikir bahwa tadi hanya sebuah kebetulan, ia menghentikan waktu dengan menyebut nama dari kemampuan itu lalu ia kembali berdiri dan pikirannya tiba-tiba mengendalikan dirinya untuk mengatakan [Time Resume], waktu kembali berjalan dan Kuharu melebarkan matanya ketika melihat sebuah Keris melesat menuju arah dadanya.
"TIME STOP!!!" Kuharu menghentikan waktu kembali, ia tidak melihat Kou melempar Keris-nya itu, Keris yang melesat menuju arah dirinya hampir menusuk jantungnya dan itu bukanlah tanda yang baik bahwa Kou bukanlah keturunan Comi yang gagal melainkan ia terlalu diremehkan sehingga Kuharu sendiri tidak mengetahui kemampuan apa yang dimiliki, "Apakah dia bisa bergerak di sihir penghentian waktu...?"
"Dengan ini, tamatlah riwayatmu, produk gagal..."
"...aku harus secepatnya menyingkirkan dirimu sebelum kau berkembang menjadi sesuatu yang mengerikan." Kuharu mengangkat lengan kanannya lalu ia menyelimuti lengan kanannya dengan aura yang menciptakan sebuah pedang, ia mengayunkan-nya ke arah leher Kou tetapi Kou langsung menatap dirinya, Kuharu sontak kaget ketika melihat Kou bisa menggerakkan kedua matanya di penghentian waktu ini.
Kou menggelengkan kepalanya dan Koharu tercengang melihatnya sampai ia mulai menjaga jarak dekat Kou yang bisa menggerakkan tubuhnya di penghentian waktu itu, "Tidak mungkin... bagaimana bisa kau bergerak bebas di penghentian waktu ini!? Apakah kau sebenarnya memiliki kemampuan waktu atau semacamnya...? Kekuatan waktu-ku berada di tingkat paling atas bahkan aku tidak perlu takut terhadap batasan-ku, tidak seperti Kakakmu yang sedang lumpuh itu."
Koharu langsung mengayunkan pedangnya dengan cepat dan pedang itu mengenai lehernya tetapi menembus, "APA!?" Koharu melebarkan matanya dan waktu kembali berjalan sehingga Keris yang berada di belakang Koharu mulai berputar kembali lalu menusuk punggungnya sampai bilah dari Keris itu mencabik-cabik organnya dan ujung dari bilah-nya itu keluar melalui tubuhnya.
"T-TIDAK MUNGKIN... B-B-BAGAIMANA... HUEGGHHH!!!" Koharu memuntahkan darah segar melalui mulutnya dan Kou menatap Koharu dengan tatapan yang terlihat polos, ia terlihat seperti tidak melakukan apapun tetapi Koharu baru saja sadar bahwa ia menyerang Kou di malam hari yang mengartikan Astral akan menembus ketika di serang oleh serangan apapun itu.
Kou langsung tersenyum dan senyuman itu berubah menjadi senyuman sinis, "... ..."
__ADS_1
"Keturunan satu ini..."
"...benar-benar kuat!"