Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1052 - Tak Ada Ampun


__ADS_3

Shinobu dan Brimgard menatap satu sama lain selagi memasang ekspresi yang terlihat mematikan, hanya salah satu dari mereka yang dapat melakukan pergerakan terlebih dahulu untuk mencoba menyerang.


Pasukan Kountraverse yang mencoba untuk menyerang Shinobu langsung terbunuh karena menerima Santet yang berjalan secara pasif untuk saat ini karena ia ingin mencoba untuk melawan sesosok petarung terkuat dari Kountraverse.


Kedua lengan tambahan Brimgard menyingkirkan seluruh bangsa Legenda dan Giblis yang mencoba untuk menyerang, ia melakukannya secara otomatis karena sudah memiliki banyak pengalaman tentang hal tersebut.


Shinobu dan Brimgard melangkah menuju arah satu sama lain lalu Brimgard mengangkat kedua alisnya ketika melihat Shinobu yang sudah berada di depannya dengan satu pedang Keris yang ia lancar.


Tebasan itu mengenai leher Brimgard tetapi tidak berhasil memotongnya sehingga menyebabkan Shinobu dikejutkan dengan daya tahannya yang sangat kuat sampai tubuhnya menerima sebuah hantaman keras yang menyebabkan lengannya patah.


"Ahaaaggghhh...!!!" Shinobu langsung merasa kesakitan yang cukup mendalam, ia terpaksa untuk mundur tetapi Brimgard memegang erat kepalanya lalu ia melepaskan satu tendangan menggunakan lututnya sampai menghancurkan wajah Shinobu.


Entah kenapa Shinobu tidak bisa bergerak lebih cepat lagi karena materi gelap yang memperlambat dirinya sehingga ia terus tertekan dengan aura menegangkan yang dilepas olehnya sendiri.


Terjadi sesuatu yang cukup aneh ketika mencoba untuk melawan Brimgard, salah satunya adalah serangan yang Shinobu lakukan tidak memberikan mempan apapun sehingga ia malah menjadi samsak tinju untuk Brimgard.


"Kecepatan dan kemampuan cahayamu tidak akan pernah bisa membawa dirimu menuju tingkatkan dimana aku duduk, Shinobu Koneko!" Brimgard melepaskan aura ungu kehitaman karena materi gelapnya.


Shinobu melebarkan matanya ketika tubuhnya menerima tekanan dari materi gelap, ia berpikir cepat dengan menarik semua serangan Brimgard menuju arah Neutron emas itu sehingga terjadi benturan yang menyebalkan ledakan Supernova dari jarak dekat.


Shinobu dan Brimgard terlempar ke belakang sampai ledakan itu saja sudah menjatuhkan beberapa pasukan di sekitar mereka, "Gawat... dia kuat sekali, aku harus mundur---"


"Zerdianserker." Keempat lengan Brimgard memunculkan lambang bergaris lalu ia muncul di hadapan Shinobu dan mencengkeram kepalanya itu dengan kasar.


Kecepatan Shinobu seketika kalah telak karena kemampuan alami dari Zerdian dapat membantu mereka untuk menyetarakan atribut yang dimiliki oleh musuhnya.


Misalnya jika Shinobu mencoba untuk menggunakan kecepatannya untuk menekan Brimgard maka kecepatan yang akan ia terima jauh lebih besar sampai kekuatannya cukup untuk langsung membunuh dirinya.


"Uggghhh!!!" Perut Shinobu menerima satu hantaman yang langsung mementalkan dirinya ke belakang dengan mulut yang memuntahkan darah segar.


Shinobu mulai melepaskan cahaya emas dari tubuhnya sampai ia melepaskan raungan keras yang berhasil menekan Brimgard sampai dirinya tidak memberikan belas kasihan atau waktu apapun untuk musuhnya.


Shinobu dan Brimgard mengeluarkan senjata mereka secara bersamaan lalu melancarkan satu tebasan yang saling berbenturan sehingga wajah serta tubuh mereka menerima dorongan tipis yang langsung terbuka sampai mengeluarkan banyak darah.

__ADS_1


Brimgard muncul di atas langit lalu ia melancarkan dua pukulan yang ia rapatkan sampai mengenai kepala Shinobu lalu memecahkan tengkoraknya, ia terjatuh di atas tanah sampai ras Myrmidon dan Serpentine mulai menyerang dirinya.


"Grrrgggghhhh!!! RAAHHHH!!!" Raungan yang dilepaskan Shinobu berhasil mementalkan semua pasukan Serpentine dan Myrmidon itu tetapi tubuhnya berhasil terangkat oleh Brimgard.


"Ini satu nyawamu!!!" Brimgard menghantam punggung Shinobu menggunakan lututnya yang mengandung sihir materi gelap dan ketiadaan.


Punggung Shinobu langsung menerima hantaman dahsyat dari lutut Brimgard sampai seluruh tulangnya hancur bersamaan dengan tubuhnya yang terbelah menjadi dua sampai kedua pupilnya terlihat mati.


Satu nyawa Shinobu telah tersingkirkan sampai ia tidak bisa melakukan perlawanan apapun jika musuhnya memiliki kekebalan terhadap sihir cahaya yang ia lepaskan.


Shinobu dengan nyawa kedua mulai melepaskan aura emas yang langsung menyelimuti tubuh Brimgard sampai ia terjebak di dalamnya, "Kau... ini... sekuat apa jika bisa menghentikan semua sihir dan seranganku tanpa kesulitan apapun."


"Ketangguhan... dengan diriku yang sudah menjadi lebih tangguh dari sebelumnya, tidak ada satupun hal yang dapat menghalangi diriku!!!"


"Null of Dark Matter...!!!" Tubuh Brimgard melepaskan aura ketiadaan sampai semua cahaya yang menjebak dirinya menghilang secara instan sehingga Shinobu mulai tertarik menuju arah Brimgard.


Pengontrolan Gravitasi juga dapat ia lakukan sehingga wajah Shinobu menerima empat pukulan yang langsung menghancurkan kedua matanya, "Aaagggghhhhh...!!!"


Brimgard menepuk dadanya beberapa kali sampai tubuhnya melepaskan banyak sekali aura ketiadaan yang melenyapkan bangsa Iblis di sekitarnya secara instan.


"Golden Spirit membutuhkan waktu yang lama untuk bisa digunakan lagi, aku juga tidak begitu yakin kemampuan itu bisa menembus Nothingness dan Void yang dimilikinya..." Batin Shinobu.


Shinobu muncul di hadapan Brimgard dengan kedua tinjunya yang mengeluarkan banyak sekali neutron emas yang berputar, setelah itu ia melancarkan beberapa pukulan yang berhasil tertahan oleh tubuhnya sendiri.


Satu tendangan yang Brimgard lepaskan langsung menghempas dirinya ke belakang sampai ia memuntahkan banyak darah lalu menyentuh perutnya sendiri karena ususnya sudah lenyap karena Void dan Nothingness.


Shinobu menumbuhkan banyak sekali bunga melalui kedua lengannya lalu ia menahan beberapa serangan dari Brimgard yang terus menekan tubuhnya, banyak sekali daun emas menyerang dirinya dari arah berbeda.


Tetapi semua sihir itu langsung lenyap karena lapisan aura yang menyelimuti tubuh Brimgard, "Golden Spi--- AGGGGHHHHH!!!"


Kepala Shinobu mulai dicengkeram dengan tangan tambahan dari Brimgard sehingga ia menjerit kesakitan karena kepalanya mulai remuk karena terus dicengkeram dengan cara kasar.


Tapak Brimgard melepaskan gelombang ungu kehitaman sampai melenyapkan kepala Shinobu bersama dengan beberapa pasukan Elf dan Dragon di belakangnya.

__ADS_1


Dua nyawa telah hilang, ia mencoba untuk bangkit lalu menggunakan Golden Spirit tetapi tidak sempat karena Zerdian memiliki keunggulan dimana musuh mencoba untuk melakukan sesuatu yang berbahaya maka dirinya akan bertambah kuat secara instan untuk sementara.


Dengan alasan hanya untuk menghindari serangan mematikan itu, wajah Shinobu menerima tendangan lainnya dari Brimgard sampai ia terjatuh di atas tanah lalu melihat pasukan Sephira Hybrid mencoba untuk menyerang dirinya.


"Koko...!" Panggil Yuri yang sempat melihat Shinobu di bagian berat terus menerima banyak sekali serangan seolah-olah ia menjadi samsak yang tidak akan melawan balik.


Brimgard mulai menginjak-injak tubuh Shinobu sehingga organ di dalam tubuhnya hancur lalu pecah, Brimgard melompat ke atas lalu ia menginjak tubuh Shinobu sampai pecah sehingga ia kehilangan nyawa lainnya.


Shinobu muncul di hadapan Brimgard lalu ia menghantam wajahnya itu menggunakan satu pukulan yang mementalkan dirinya ke belakang, serangan tersebut berhasil melukai dirinya.


"Ketangguhan... begitu ya, kau memang mencoba untuk mencari celah agar bisa menurunkan diriku!!!" Brimgard melihat Shinobu menarik keluar Rapier dan keris itu hanya untuk melancarkan serangan cahaya dan Crimson.


Namun, semua itu masih bisa dilawan balik ketika Brimgard kembali bergerak sampai melenyap semua sihir itu, Shinobu dapat melihat kedua bilah dari senjatanya mengabaikan ketiadaan yang dimiliki Brimgard sampai ia memiliki kesempatan.


Shinobu melempar Keris itu ke depan sampai mengenai kening Brimgard lalu menggoresnya, setelah itu ia melakukan putaran hanya untuk melancarkan Rapier yang mengenai lehernya sampai tubuh Brimgard menerima banyak serangan tusukan beruntun.


Kecepatan nol detik yang sudah memberikan jutaan serangan sampai Brimgard mulai berdarah di bagian tubuhnya, "Hanya luka gores kecil...!!! Aku akan tunjukkan ketangguhan yang sebenarnya pada dirimu, Shinobu!!!"


Rapier itu berhasil tertahan oleh tapak Brimgard walaupun ujung dari bilah itu berhasil menembus tangannya, ia menarik lengan Shinobu sampai mulai menerima banyak sekali serangan dari Brimgard.


Banyak sekali benda-benda tajam yang tercipta dari materi hitam, ia mulai memutar tubuh Shinobu lalu menghantamnya dengan semua konstruksi yang ia ciptakan menggunakan materi gelap.


Shinobu sudah menyelimuti tubuhnya dengan cahaya emas tetapi perlawanan dari kedua sihir itu bisa dibilang setara sehingga memberikan efek satu sama lain sampai sebagian dari anggota tubuhnya hilang sehingga meninggalkan materi gelap yang menembus tubuhnya.


"Ini adalah nyawa keempat yang kau punya...!!!" Brimgard melesat ke depan lalu ia menghantam tubuh kecil Shinobu menuju arah pusaran Nothingness di hadapannya sampai tubuhnya tersedot ke dalam.


Dengan cara seperti itu, ia tidak akan bisa selamat karena akan selalu terjebak di dalam ketiadaan lainnya sampai tubuhnya itu menghilang tanpa sisa sedikit pun.


Brimgard menepuk tubuhnya sendiri karena ia berhasil menyelesaikan musuh yang perlu dirinya urus terlebih dahulu, tetapi ia dapat merasakan ruangan ketiadaan itu mulai berguncang dahsyat.


Brimgard mengerutkan dahinya lalu ia melihat Shinobu melompat keluar dengan wujud Beast Neko Legenda yang memiliki besar alam semesta karena perasaan amarahnya yang terus ditekan oleh dirinya.


"ROAAAAAARRRRRRR!!!" Shinobu membuka mulutnya lalu ia berhasil memakan Brimgard sampai kehadiran dari tubuhnya yang begitu besar mulai tidak sengaja menjatuhkan pasukan Netherian dan Sephira Hybrid di sekitarnya.

__ADS_1


"Dengan berubah menjadi monster sebesar alam semesta..."


"...lemah, tidak ada ketangguhan sama sekali!"


__ADS_2