
"Apakah kalian sudah mengepakkan semuanya ke dalam truk semua negara...?" Tanya Mitler.
"Semuanya sudah siap, Jenderal. Tetapi mereka semua saat ini berada dalam perlengkapan yang begitu kuat sampai kedatangan sesuatu dari tidak asing akan membuat kita semua tertangkap basah."
"Itulah kenapa kita memiliki banyak sekali pion, gunakan semua pion itu untuk menahan para pasukan untuk tidak mencurigai semua truk itu."
"Yang aku inginkan adalah truk itu bisa sampai menuju beberapa pusat kota sebagai peringatan bahwa semua Manusia memang membutuhkan kesatuan antar satu sama lain."
"Truk itu adalah sebuah peringatan yang memberikan mereka kesempatan untuk mau berubah apa tidak, semua proyek dan persenjataan kita akan selesai dalam waktu yang dekat."
"Jika tidak mau bergabung dengan pihak aliansi yang dibentuk oleh pemerintah maka kita jatuhkan semua pasukan kuat yang menyimpan banyak sumber Mana."
"Aku tidak sabar untuk melihat seluruh wajah bangsa dan ras asing menderita... hampir sama seperti kita bangsa Manusia yang sangat rendah ditindas sampai diperlakukan seperti budak yang tidak berguna!"
"Lihat saja... semua senjata yang sudah kami siapkan akan mengguncangkan seluruh alam semesta termasuk penghuninya sendiri."
"Dimulai dari bangsa Iblis dan Vampir yang sudah memperlakukan kita sangat buruk, karena kita lemah dalam segi sihir dan pertempuran jarak dekat..."
"...kita tidak akan kalah lagi dengan hal seperti itu karena persenjataan yang kita pegang memiliki kekuatan hebat sampai bisa memusnahkan segala bangsa asing yang ada!!!"
Mitler memiliki keinginan yang begitu besar karena ia sudah melihat banyak keluarga dan temannya mati di hadapan dirinya sejak insiden Legenda fanatik, ia juga mendengar banyak cerita bahwa kematian Manusia kebanyakan disebabkan oleh bangsa asing.
Semua Manusia mengetahui sejarah soal dunia dan alam semesta luar, tetapi apa yang mereka lakukan hanya diam dan merelakan semua itu karena kekuatan mereka yang begitu kecil jika ingin dibandingkan.
Tetapi Mitler, terutama lagi pemerintah yang sudah membangun semua aliansi ini suatu saat nanti akan menunjukkan kepada dunia terutama lagi bangsa asing bahwa umat Manusia bisa berkembang pesat untuk mengalahkan mereka.
Mengetahui konsep sihir sudah musnah memberikan mereka keuntungan yang besar sampai proses pembalasan itu akan terjadi lebih cepat dari biasanya, semua ini berkat bantuan seorang penyihir.
"Tanpa dirimu, kami tidak akan bisa mencapai puncak sedekat ini... mempercepat proses memanglah hal yang baik untuk melakukan pembalasan." Ucap pemerintah yang mengendalikan segalanya dalam aliansi itu.
"Aku melakukannya demi keadilan umat Manusia juga, tetapi aku sendiri sudah yakin bahwa kemusnahan konsep sihir itu bukan hanya merugikan saja tetapi menguntungkan bagi beberapa pihak."
Pemerintah itu sedang berbicara dengan seorang penyihir berambut merah muda, ya, dia adalah Anastasia yang memutuskan untuk menyusul Shinobu bersama yang lainnya tetapi ia memilih untuk masuk ke dalam markas luar angkasa aliansi itu.
"Kalau begitu, biarkan aku membantu kalian soal proyek dan persenjataan itu karena kecerdasanku juga sama hebatnya dengan seorang gadis yang bernama Shinobu Koneko."
"Tentu saja, kami menerima bantuan apapun dari bangsa asing... tetapi apakah dirimu bisa mempercayai diriku bersama seluruh pasukanku soal kepercayaan?"
"Ya... cobalah untuk mengkhianati diriku maka kau akan menerima konsekuensi yang sangat besar dimana gadis kecil itu akan langsung menemukan kalian semua."
__ADS_1
"Jangan mudah percaya dengan apapun yang kau lihat dari gadis itu, jika dia mencoba untuk menyamar dengan berpura-pura tertangkap maka di situlah kalian salah besar..."
"Tenang saja, aku tidak sebodoh itu..."
***
"S-400 Triumf..." Kata Makarov selagi menunjukkan sebuah kendaraan yang memiliki motif garis biru muda, itu artinya kendaraan tersebut sudah menerima aliran dari Mana.
"Senjata ini merupakan sistem pertahanan Rusia yang terkenal tangguh. Dalam NATO biasanya menggunakan kode Growler."
"Sistem pertahanan ini mempunyai kelebihan daripada yang lainnya karena bisa mendeteksi target udara dalam radius hingga 600 kilometer... itulah kenapa pihak pemerintah tidak akan bisa menembusnya."
"S-400 Triumf juga bisa menembak sasaran pada jarak 400 kilometer. Keunggulan lainnya bisa mendeteksi dan menyingkirkan rudal, baik itu rudal penjelajah manuver cepat maupun rudal balistik nuklir antarbenua."
"S-400 Triumf dapat melihat dan menembak sasaran dari segala arah, apakah kamu ingin mencoba mengujinya?" Tanya Makarov yang mulai masuk ke dalam kendaraan itu.
Markas pasukan Rusia itu berada di tengah-tengah ruangan yang begitu kosong seperti Padang pasir untuk menguji semua senjata yang mereka kembangkan.
Makarov membawa senjata itu menuju ruangan yang lumayan luas sedangkan untuk Koizumi bersama kedua temannya, mereka semua pergi ke jarak yang sangat jauh agar bisa menerima serangan dari rudal yang dilepaskan kendaraan itu.
"Bersiaplah." Peringat Makarov yang mulai berbicara melalui earphone yang ia pasang dalam telinganya untuk berkomunikasi dengan Koizumi dari jauh.
"Kecepatan yang tidak biasa... penjelasan Makarov tadi memang akurat, terutama lagi sumber Mana memang meningkatkan semua atributnya itu..." Koizumi melompat tinggi ke atas daratan lalu ia menghantam rudal itu sekuat tenaga.
Terjadilah ledakan yang sangat besar, dua rudal lainnya diurus oleh Hinoka yang mulai menerima ledakan rudal itu tanpa melakukan perlawanan apapun, Konomi sendiri melakukan hal yang sama dengan Koizumi yaitu memperkuat tubuh dengan sumber Lenergy.
Makarov hanya bisa tersenyum dan menebak hal ini akan terjadi, bangsa Legenda memang sangat mengerikan jika bisa menghantam nuklir tersebut tanpa menahan diri, mereka semua mendarat di atas tanah yang langsung retak.
Koizumi melihat tinju kanan Konomi yang memiliki sedikit luka bakar sedangkan untuk tinju dirinya hanya terlihat seperti memerah, "Rudal yang kuat... bagus sekali untuk melawan pasukan dari atas langit."
"Ledakan tadi sungguh hebat~ aku tidak bisa merasakan apapun, tetapi kekuatannya sungguh memberikan diriku inspirasi akan pengubahan realitas menjadi ledakan."
"Kau tidak merasakan apapun karena dirimu memang sudah kebal dengan yang namanya ledakan, kerja bagus... bagaimana ledakan tadi, putri peledak bodoh?" Tanya Koizumi.
"Jangan seenaknya memberikan diriku panggilan seperti itu--- ledakan tadi sudah cukup kuat untuk menghentikan banyak sekali pesawat tempur." Hinoka memiliki perubahan mood yang begitu cepat sampai penjelasannya membuat Makarov bersyukur.
"Kalau begitu, kita akan menguji semuanya sampai malam hari tiba... malam dimana semua Jenderal yang memegang pasukan besar negara berkumpul untuk membahas sesuatu dari seorang Ratu Touriverse III."
Beberapa menit kemudian, Koizumi bersama kedua temannya bisa melihat Makarov bersama dua tentara mulai membawa sebuah tank untuk diuji coba kekuatannya oleh mereka semua.
__ADS_1
"Ini adalah sebuah tank yang kami kembangkan dan perkuat dengan sumber Mana... aku harap kalian dapat bertahan ketika menerima semua serangannya!"
"T-14 Armata, Tank jenis ini merupakan generasi kelima tank Rusia. Dengan panjang 10,8 meter dan meriam smoothbore yang biasa disebut laras halus berkaliber 128 milimeter, senapan mesin bisa dipasang kaliber lebih besar hingga 152 milimeter."
"Sistem persenjataan dari tank tersebut sepenuhnya digital dan satu-satunya tank di dunia dengan turet tanpa awak. Jadi seluruh kru masuk dalam tank berlapis baja yang super kuat."
"Dari sinilah awak tank bisa mengendalikan kendaraan ini menggunakan sistem digital. Keuntungan dalam menggunakan tank ini adalah ketika turet dihantam rudal musuh, kru masih bisa bertahan di dalamnya dan bisa menyelamatkan diri."
"Lapis baja tank ini dapat menahan tembakan peluru antitank dan rudal. Soal lapis bajanya, T-14 memiliki sistem perlindungan aktif baru yang disebut Afganit yang bisa menghancurkan target baik secara fisik maupun melumpuhkan mereka."
"Tank ini juga memiliki empat antena yang mampu menangkap proyektil musuh ketika mendekat dengan bantuan laser dan radar."
"Jika proyektil lolos dari radar dan laser, tameng Malakhit yang dinamis akan aktif melindungi seluruh tank. Tank T-14 juga mampu menembak hingga sepuluh putaran per menit, mencapai target pada jarak hingga tujuh kilometer."
"Persiapkan diri kalian masing-masing...!" Makarov membidik Koizumi dari dalam ruang pengendalian yang aman, ketika tank itu hancur maka dia masih memiliki kesempatan untuk selamat.
Koizumi bersama yang lainnya melakukan kuda-kuda bertarung selagi menatap tank di hadapan mereka semua, Makarov mulai melepaskan satu tembakan bersama kedua tentara lainnya kepada mereka.
Mata mereka yang bisa dibilang melebihi manusia dapat melihat sesuatu yang bergerak secepat apapun karena sudah berpengalaman menangkap sihir yang memiliki Kecepatan berbeda.
Konomi memilih untuk menangkap semua peluru tank itu lalu melemparnya ke belakang, Koizumi seperti biasanya menjadi peluru itu sebagai samsak tinju untuk kedua tinjunya sampai ia tersenyum puas.
Hinoka terus maju ke depan sampai menerima banyak sekali ledakan dari peluru tank itu yang tidak memberikan dirinya kesulitan apapun, Konomi dan Koizumi mulai maju ke depan selagi menangkis serta menghantam peluru itu.
"Mereka hanya sekedar gadis remaja... yang seenaknya menghantam, menangkis, dan menerima semua peluru tank itu tanpa merasakan apapun? Gila sekali." Ucap tentara Rusia itu.
"Inilah kehebatan bangsa Legenda yang sudah membantu negara kita, sekarang bagian kita untuk membantu mereka semua dalam memperjuangkan bangsanya yang gugur karena ledakan nuklir itu."
"For Motherland Russia...!!!"
Makarov bersama kedua tentara itu terus melepaskan banyak sekali peluru tank, terutama lagi peluru mesin yang dilepaskan oleh tank itu tidak memberikan apapun kepada mereka karena semua pelurunya langsung gepeng.
Tidak lama kemudian, mereka berhasil berhadapan di depan tank itu sehingga Koizumi melancarkan kedua lengannya ke depan lalu membelah tank itu menjadi dua sampai menjatuhkan Makarov di dalamnya.
"Hebat sekali..." Makarov merasa kagum ketika melihatnya, Koizumi memang mengingatkan dirinya kepada Haruka yang selalu mengejutkan dirinya dengan kehebatan bangsa Legenda.
Koizumi mengulurkan lengan kanannya, "Masih ada banyak senjata dan kendaraan yang harus diuji bukan...? Kami bisa mengalkulasi semuanya."
"Ya... masih banyak sekali! Kalian juga harus mencoba menerima ledakan nuklir terbaru kami!"
__ADS_1
"Tentu saja, kami menerimanya."