Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 192 - Tidak Terduga


__ADS_3

"Ya..."


"Ini adalah cerita dimana semua ras hidup bersama dan diakhiri dengan peperangan karena semua ras akan diakhiri dengan peperangan hingga mati. Yang kuatlah yang hidup dan yang lemah-lah yang mati, kata-kata itu tidak ada melainkan kata-kata itu sudah diganti... Yang kuatlah yang akan bertahan dan yang lemah-lah yang akan bertarung... Semesta dimana terdapat inti semesta lainnya selain Touri... Ada dua inti semesta lagi yang bernama Reaoum dan Palouce..."


"Pahit berkecamuk, menyelamatkan alam semesta dan memadamkan alam semesta inti... Semua ras dari semua semesta tidak mengingat apa tujuan mereka saat ini melainkan perang dan kekuatan... Sejarah mulai terhapuskan dan terlupakan, mereka semua layaknya seperti hewan yang gila. Tetapi, mereka tidak sadar bahwa mereka telah hidup di dunia buatan seorang Dewi yang kabur dari takdirnya."


"Dan ya... Hari dan masa ini... Perang sudah dimulai dengan sesuatu yang baru. Bukannya itu bagus, Korrina Comi?" Tanya seorang dewa yang mulai melirik ke belakang dan menatap Korrina dimana ia sedang melakukan observasi terhadap dua dimensi yang berbeda dan kedua dimensi itu sama-sama menunjukkan semesta Touri.


"Aku tidak mengerti... Sebenarnya semesta Touri apa yang aku lihat ini?" Tanya Korrina yang mulai menunjuk dimensi yang terletak di sebelah kanan itu.


"Dulunya dimensi yang kau tinggali... Bisa kita beri nama dimensi ini sebagai Doppleganger of Touri, asal aslimu sudah jelas berasal dari dimensi ini dan sebenarnya dimensi ini awalnya tidak ada bahkan di sejarah tentang Touri-pun... Sesuatu yang sama tidak akan bisa lahir, tetapi seorang anak dari sang dewa dan dewi waktu baru saja melanggar hukum dan bahkan keseimbangan bagi seluruh alam semesta, ia menciptakan dimensi yang di isi oleh semesta Touri saja dimana di dalamnya semua sejarah berbeda... Beda dari sejarah dimensi ini." Tunjuk sesosok makhluk yang menggunakan jubah untuk menghalangi seluruh tubuh dan identitas-nya.


"Haruka...?" Korrina mengepalkan kedua tinju-nya.


***


Minami mendaratkan serangkaian serangan dari cakar-nya yang melepaskan cahaya emas, Arisu menghindari semua serangan itu dengan cepat karena setiap serangan-nya mampu membelah awan-awan yang melayang di atas langit. Arisu terlihat bergairah ketika mengetahui kekuatan dan kemampuan sebenarnya dari seekor Neko Legenda.


"Kau memang hebat... Ternyata khayalan-mu bisa kau tunjukkan menjadi sumber kekuatan yang asli!!!" Arisu menghantam perut Minami lalu membakar perut-nya menggunakan api hingga ia terlempar ke belakang.


Minami memuntahkan banyak sekali darah dari mulut-nya, perut-nya bahkan meninggalkan luka bakar yang cukup besar... membandingkan kekuatan mereka itu seperti membandingkan semut dan gajah, terkadang semut menang dan terkadang gajah menang tetapi kali ini Arisu mampu mengenai beberapa serangan fatal.


Arisu membakar kedua tinju-nya menggunakan api biru tua-nya lalu ia meningkatkan kekuatan-nya lebih tinggi lagi menggunakan cahaya yang ia serap dari sinar matahari, "Million Lights Release!" Arisu melayangkan sebuah pukulan ke arah kepala Minami tetapi Minami segera menahan pukulan itu menggunakan kedua cakar-nya.


Baaaammmmmm...!!!

__ADS_1


Cakar dan pukulan yang beradu itu membuat lautan berguncang dahsyat hingga semua air lautan itu menciptakan ombak besar hingga berpotensi memunculkan tsunami yang melanda desa terdekat yaitu [Sintinel]. Minami tercengang ketika mengetahui kekuatan asli dari Arisu, dia benar-benar tidak bercanda...


Pertarungan-nya sekarang berubah, Minami mulai berpikir bahwa latih tanding ini dapat membunuh diri-nya, ia harus bertahan melawan Arisu... ketika ia mencoba untuk berbicara, Arisu terus memotong pembicaraan-nya dengan melayangkan beberapa pukulan yang hampir mengenai wajah-nya.


Situasi yang tidak menguntungkan bagi Minami karena kecepatan Arisu mampu melampaui kecepatan diri-nya, Minami bisa melihat lambang [Omni] tepat di dahi Arisu hingga ia tersenyum serius sambil menatap Minami yang terlihat ketakutan dan kewalahan. 


Arisu menarik Minami dengan sangat kasar hingga ia menjerit keras, "Aaaaahhhhhh...!!!" Minami segara mencakar wajah Arisu lalu mengambil langkah mundur untuk menjaga jarak dengan diri-nya, ekor-nya hampir saja Arisu cabut... jika itu terjadi maka nyawa Minami sudah pasti tidak terselamatkan.


"Apa-apaan kau ini...!!! Hentikan...!!!" Teriak Minami keras yang mulai menahan serangan kombinasi Arisu.


Arisu tidak membiarkan Minami diri-nya untuk mengambil napas, ia bergerak dengan cepat sambil melayangkan serangan yang membuat Minami berkali-kali mundur, tidak ada pilihan lain selain melawan diri-nya dengan kemampuan yang ia miliki. Ketika Minami mencoba untuk bertarung, ia bisa merasakan tulang kedua lengan-nya langsung retak ketika beradu pukulan dengan Arisu.


Arisu melepaskan gelombang api dari telapak tangan-nya hingga Minami terlempar ke belakang, Arisu muncul di depan-nya sambil mendaratkan serangan yang telak menghantam wajah-nya. Minami langsung terhempas serta terpendam ke dalam air hingga hiu yang berada di dalam air itu langsung berenang pergi karena ketakutan melihat Arisu.


"Grrrrgggghhhhh...!!!" Kedua mata Minami berubah menjadi merah, semua gigi-nya mulai menumbuhkan taring yang sangat tajam... kemampuan Neko Legenda-nya bangkit dan itu adalah [Raging Neko].


"Semakin kuat diri-ku maka semakin kuat kemampuan itu 'kan? Hebat juga...!!!" Minami muncul tepat di belakang Arisu dan ia tidak bisa melihat serangan Minami yang kasat mata, Minami langsung mencakar wajah-nya dan melepaskan gelombang laser dari mulut-nya hingga Arisu terlempar menuju air lautan.


"Light of Ultimate...!!!" Minami merentangkan kedua lengan-nya hingga kedua telapak tangan-nya menciptakan dua bola emas yang sangat besar, ia menunjuk Arisu menggunakan kedua telapak tangan-nya yang mulai saling bersentuh hingga kedua bola emas itu bergabung menjadi satu.


"...Justice!" Minami melepaskan gelombang laser yang tebal dan besar ke arah Arisu hingga seluruh tubuh-nya terkena dengan laser itu, menyebabkan diri-nya mengalami luka bakar yang cukup besar dan membakar pakaian-nya.


Baaaaaammmmmmm...!!!


Gelombang laser itu meledak dan menciptakan gelombang air laut yang sangat besar, Minami mulai bernafas berat karena seluruh Lenergy-nya terkuras sampai habis karena kemampuan Neko Legenda-nya itu... sepertinya ia terlihat baik-baik saja tetapi ia harus sepenuh-nya waspada dengan Arisu.

__ADS_1


Tidak lama berselang, Arisu keluar dari kedalaman lautan tersebut, menatap Minami yang terlihat ketakutan sampai histeris melihat diri-nya yang tersenyum lebar, serangan tadi benar-benar membuat dirinya terluka cukup sampai membuat batasan kesabaran-nya hancur.


"Jadi ini... cahaya keadilan yang selalu kau khayalkan itu...!!!" Seru Arisu yang mulai menunjuk Minami menggunakan telapak tangan kanan-nya.


"Selamatkan aku...!!! Siapapun...!!!" Minami mulai menghalang kedua penglihatan-nya hingga Shira muncul tepat di depan Minami dan membuat Arisu melebarkan mata-nya karena Shiratori Shira yang berasal dari True Touri ini menunjukkan diri-nya tepat di depan-nya.


"A-Ahhh...!" Arisu terlihat sangat terkejut ketika menatap Shira untuk pertama kali-nya, penampilan-nya sangat berbeda dengan Shira yang berasal dari Touri palsu itu, ia ingin sekali memanggil diri-nya Ayah tetapi dia harus menjaga identitas-nya terlebih dahulu.


"Papa...!" Minami mengangkat ekor dan kedua telinga-nya ketika melihat kedatangan Shira, "Jangan melakukan tindakan gegabah lagi, biarkan aku urus gadis ini."


Sebuah portal biru muncul tepat di belakang Arisu, satu jam telah berlalu bagi diri-nya dan dia sekarang tidak bisa bertahan lama tinggal di True Touri, "Sial... seperti-nya waktuku sudah habis ya..." Arisu tersedot oleh portal itu dan Shira segera mengejar-nya tetapi portal itu sudah tertutup rapat.


"Sebenarnya gadis itu siapa...? Berani-beraninya dia melukai anakku..." Shira mengepalkan kedua tinju-nya.


***


Akademi Yuzu telah diserang oleh seorang gadis yang bernama Aiko, serangan itu sangat mendadak karena akademi tiba-tiba berubah menjadi api-api yang bergejolak tinggi. Korrina sempat untuk menyelamatkan semua murid yang ada di akademi itu dan Aiko berhasil ditahan oleh dua gadis yaitu Hana dan Honoka.


Korrina sekarang mulai merasa sesuatu yang aneh ketika melihat Aiko, keberadaan-nya hampir mirip seperti Honoka... ditambah lagi Tech mendeteksi bahwa diri-nya memiliki DNA yang sama dengan Alvin dan Korrina, itu artinya Aiko bisa disebut sebagai anak angkat-nya sendiri tetapi kenapa gejala aneh itu bisa terjadi...!?


Dia tidak memiliki banyak waktu untuk berurusan dengan Aiko karena dia harus menyelamatkan murid-murid yang terluka parah, Aiko mulai menatap Hana dan Honoka yang berada tepat di hadapan-nya sedangkan satu lagi Asriel menahan Kabuto yang mencoba untuk menghancurkan planet Legenia.


"Keberadaan-mu terasa sama sepertinya... salam kenal." Aiko tersenyum ketika menatap Honoka, "... ..."


Hana mulai menghalang Aiko, "Jangan ganggu diri-nya."

__ADS_1


"Tenang saja, aku hanya ingin berbicara dengan kakak angkat-ku."


Hana melebarkan kedua mata-nya, "Kakak angkat...!?"


__ADS_2