
"Sungguh mengerikan... itu artinya batas poin yang harus kita miliki akan meningkat juga?" Tanya Hana.
"Itu benar, hari penilaian awal masih bisa dibilang ringan tetapi setiap minggu ke depan maka batas penyelesaian poin akan bertambah dan lebih tepatnya penyelesaian poin dapat dikalahkan dengan nilai sempurna dari ujian jadi pikirkanlah cara terbaik untuk mengalahkan sistem poin ini." Kata Minami, mereka hanya bisa bermain aman dengan mengikuti ujian dan mendapatkan nilai yang benar sedangkan pikiran Rokuro dan Shuan dipenuhi dengan rasa ingin merampas semua poin itu, menggunakan cara yang kasar yaitu pertarungan bahkan dipikirkan kembali Asriel dan Bakuzen juga memikirkan yang sama.
"Menebak nama dan kekuatan hanya bisa sekali ya... lebih bagus jika kita gunakan di saat-saat yang mendesak dimana poin kita tidak mencukupi dalam penyelesaian poin di minggu lain." Kata Marie, mereka semua setuju dan pastinya sebagian orang akan menggunakan sistem menebak dengan berhati-hati karena hanya bisa digunakan satu untuk satu orang tidak berkali-kali kepada orang yang sama.
"Itu baru peraturan pertama penting yang baru saja aku baca, sisanya terkandung banyak penalti bagi seseorang yang melanggar. Maksudku itu mendapatkan poin dengan cara yang salah dan negatif, penalti bisa dilaporkan dan dilihat melalui benda yang mengawasi entah itu apa tetapi kita harus berhati-hati dengan benda itu, jika kita semisal-nya melihat perkelahian ilegal tanpa menggunakan kartu ini sebagai batas duel maka itu sudah bisa dibilang melanggar." Kata Minami.
"Penalti itu akan langsung diterima oleh Morgan, kita dapat melihat penalti di penilaian setiap minggu itu, terdapat penalti yang berbeda dan semuanya mengandung pengurangan dan penambahan poin bahkan salah satunya mengurangi nilai sampai nol. Ketahuan membunuh sama saja dengan kau dikeluarkan dari sekolah itu, jika tidak diketahui oleh siapapun." Kata Minami, membunuh memang dipenuhi resiko karena nyawa seseorang itu bukan sekedar nyawa biasa melainkan nyawa itu cukup berharga untuk keluarga dan mereka sendiri.
"Dengan kartu itu, terdapat pilihan untuk merekam dan mengambil gambar, itu adalah pilihan yang menguntungkan jika kita melihat seseorang yang melanggar peraturan atau melakukan sesuatu yang tidak pantas. Seseorang yang berhasil menangkap basah seseorang dengan mendapatkan bukti itu menggunakan kartu tersebut maka dia dapat melaporkan-nya langsung dengan mengirim semua gambar dan video itu langsung ke kontak Morgan..." Minami terus mengingat informasi penting yang ia baca dari dalam buku panduan itu.
"Dengan hal seperti itu, seseorang pasti dapat melakukan hal yang licik... memanipulasi seseorang dan mengadu domba pasti akan terjadi..." Kata Rokuro.
"Itu benar juga... itu artinya pertarungan liar tidak bisa dilaksanakanĀ ya, kartu itu menyediakan mode duel dimana kita hanya perlu bertarung sama lawan terjatuh dan tidak bisa melanjutkan pertarungan, pingsan... lebih baik aku melukai dirinya sampai ia keluar dari akademi itu karena tulang-tulang yang rusak." Kata Shuan, ia mengatakan itu karena jumlah peserta pasti akan sangat banyak, akan sangat menyusahkan jika mereka mencoba untuk melakukan sesuatu yang licik karena poin itu mempengaruhi diri mereka masing-masing untuk bisa melanjutkan ke turnamen.
__ADS_1
"Mungkin itu saja yang harus kalian ketahui... sisanya bisa kali dengar lebih lanjut di akademi nanti, semoga saja guru atau kepala sekolah tidak banyak berbicara dan langsung menjelaskan tujuan kita sebagai pelajar baru di akademi permohonan." Minami menatap jendela keluar dimana ia bisa melihat luar angkasa yang begitu indah, setiap semesta juga dapat ia lihat dengan mudah sedangkan mereka masih berpikir dan merasa gugup untuk mengikuti akademi Solicitation.
Mereka menikmati perjalanan mereka untuk mengunjungi kota permohonan itu, pemandangan yang bisa mereka lihat terlihat begitu cantik dan indah karena dipenuhi dengan asteroid dan berbagai macam galaksi. Membutuhkan satu jam untuk tiba di kota itu karena pesawat itu baru saja selesai menjemput semua orang dari semesta yang berbeda, setelah mengalami perjalanan yang begitu panjang akhirnya mereka dapat melihat sebuah lingkaran besar yang dilindungi dengan pelindung.
Terdapat kota besar di dalam-nya yang melepaskan cahaya seperti festival, Shuan juga bahkan terkejut ketika melihat pesawat lainnya mulai berdatangan dan mendarat di dalam kota tersebut, pesawat mereka juga perlahan-lahan mendarat di tempat pendaratan yang begitu luas dan tinggi bahkan mereka bisa melihat seluruh kota dari atas sana termasuk akademi yang begitu besar, terlihat seperti istana bahkan lebih mewah dan hebat.
Tempat pendaratan itu berada di tengah-tengah kota agar mereka bisa melihat sekeliling, akademi yang terletak di arah timur sedangkan turnamen yang begitu besar terletak di bagian barat, semuanya sudah disiapkan dan kota itu juga bisa dibilang sebagai fasilitas yang disediakan untuk para murid. Kota itu juga memiliki penduduk tetapi setiap penduduk tinggal dengan uang yang begitu besar dan hidup kaya raya karena mampu tinggal di kota permohonan tersebut yang begitu nyaman dan damai sampai bisa melihat pemandangan angkasa dan semesta.
Semua peserta atau calon murid turun dari setiap pesawat dan berkumpul di tempat pendaratan yang begitu luas, mereka bisa melihat panggung di tengah-tengah dimana terdapat Morgan yang sudah menunggu kedatangan mereka, Shuan melihat sekeliling dan ternyata jumlah murid cukup besar dan banyak juga sehingga menyingkirkan mereka akan memakan waktu yang begitu lama, Rokuro bahkan bisa melihat ras yang belum pernah ia ketahui sebelumnya, selama ini Solicitation yang ke empat benar-benar besar dan kemungkinan akan berjalan dengan sengit dan mengerikan.
Murid masih belum terkumpul semuanya, membuat mereka semua khawatir karena akademi ini akan dipenuhi dengan orang kuat. Hana sempat melihat anak dari Akina yaitu Yuri sedang berbicara dengan teman-temannya, para malaikat juga sudah berkumpul bahkan seluruh ras yang terdapat di setiap semesta akhirnya berkumpul di satu tempat untuk bertarung. Asriel melihat setiap ras berjumlah 12 orang.
"Sepertinya begitu, setiap ras memiliki 12 orang yang akan mengikuti akademi ini... terbagi tiga kelas seperti sekolah, kelas satu, dua, dan tiga. Kita kebagian kelas satu dan sisa yang kita lihat mungkin saja terdapat beberapa murid yang baru saja lulus kelas satu. Intinya tetap fokus dan jangan sampai lengah, kita juga harus terus mendengar apa yang akan Morgan katakan." Kata Minami sehingga ia bisa melihat sebuah mobil terbang yang baru saja tiba, mobil itu mulai berhenti di hadapan mereka semua, menunjukkan Haruka yang membuka pintu itu.
Haruka membuka pintu lainnya agar Honoka dan Kou bisa berjalan keluar, sudah pasti beberapa peserta akan mengenal Haruka karena ia sudah lahir sejak Korrina mengikuti turnamen ini. Haruka tidak bisa melakukan apapun kecuali diam karena ia sudah pasti akan di tembak, Haruka Comi dengan kemampuan mengendalikan waktu. Pengurangan poin tidak lama lagi akan menyerang dirinya secara berturut-turut bahkan mereka menatap Haruka dengan ekspresi yang turut berduka cita.
__ADS_1
"Kenapa ekspresi kalian seperti itu? Apakah ada seseorang yang menyedihkan di sekitar sini?"
""Itu kau...""
"Soal menebak itu ya, sepertinya tidak ada pilihan yang bisa aku pilih soal itu tetapi aku dapat membalas mereka semua jadi tenang saja. Pendapatan poin itu mudah jika kita bekerja keras dan berusaha, walaupun poin-ku berkurang sebanyak ratusan, itu tidak ada masalahnya asalkan aku masih memiliki sedikit poin." Haruka tersenyum, di dalam mobil awalnya ia sudah pasrah tetapi Kou dan Honoka menyemangati dirinya.
"Yang aku ketahui semua jumlah murid yang akan berkumpul itu sebanyak 12 peserta di kali 20 ras dan dikalikan lagi dengan 3 tingkatan kelas... menghasilkan 720 murid yang akan berpartisipasi di akademi ini." Kata Haruka, mereka semua mengangguk dan sudah siap untuk menerima apapun, terdapat 20 ras berbeda dan sebagian-nya belum mereka ketahui karena berasal dari inti semesta yang lain.
"720 murid loh... itu artinya jika mereka mengenal kami dan langsung menulis kekuatan dan nama kami maka pengurangan poin yang kita dapatkan sebanyak 700.000 poin sedangkan Kakak akan mengalami pengurangan sebanyak 1.400.000 poin!" Mereka semua langsung tercengang ketika mendengarnya, semua sudah dihitung oleh Honoka ketika ia berada di dalam mobil bahkan mereka juga sudah memiliki rencana untuk mendapatkan poin, poin itu sudah dikurangi dengan 20 orang yang berada di kelas yang sama.
"Apa maksudmu...? Bagaimana bisa Haruka mendapatkan pengurangan poin sebanyak itu!?" Seru Rokuro.
"Tiga tingkatan akan di pisah sampai bulan ketiga, itu artinya kita harus berhadapan dan bersaing dengan 240 murid. 240 murid itu akan dibagi menjadi 12 kelas yang berisi 20 orang di dalamnya. 20 orang yang berada di kelas yang sama dengan Kakak tidak akan mengurangi poin bagi dirinya melainkan menambah-nya, itu artinya Kakak akan memiliki sisa 20.000 poin!" Kata Honoka sehingga mereka benar-benar tidak bisa mengatakan apapun kecuali menatap Haruka dengan ekspresi yang terlihat sedih.
"Hahaha, sudah-sudah, kenapa kalian sedih seperti itu? Sistem poin ini tidak akan bisa menghentikan diriku karena aku akan mengumpulkan lebih banyak poin untuk berhasil, sistem poin itu bukan segalanya karena sistem nilai juga berpengaruh untuk kalian semua yang ingin masuk ke dalam turnamen itu." Haruka tersenyum lalu menyemangati mereka semua untuk tetap bersemangat dan bersiap mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
"Mari kita sama-sama berjuang...!!!"
""Ya!!!""