Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 746 - Kebangkitan Kekuatan Cahaya Emas Shinobu! Golden Sunshine!


__ADS_3

"Mmmggghhhh...!" Shinobu mencoba untuk fokus selagi memejamkan kedua matanya.


Megumi sudah melatih dirinya selama satu minggu untuk menguasai cahaya agar Shinobu dapat menggunakan sihir cahaya dengan kreativitasnya sendiri sebagai jurnalis dan pencipta alat teknologi.


Megumi terus memperhatikan Shinobu yang terus menenangkan pikiran, tubuh, dan jiwanya sampai cahaya matahari menyinari tubuhnya sehingga ia melepaskan dorongan emas.


Dorongan itu mampu menghembus rambut Megumi sampai bergerak begitu cepat bahkan ia sendiri merasakan sihir cahaya yang begitu murni melalui alam dan tumbuhan.


"Sepertinya cahaya Shinobu sangat cocok dengan tumbuhan dan matahari... kombinasi yang baik dari Shuan dan keturunanku yang menguasai sihir tumbuhan serta alam..." Ungkap Megumi.


"Dia benar-benar kental dengan keturunan Shiratori dan Ryouma... hanya saja cara bertarungnya lebih kental kepada keturunan Comi termasuk kemampuan mengerikan dari The Mind di dalam pikirannya."


"Ia berkembang dan belajar begitu cepat bahkan semua informasi yang diberikan selalu ia olah dengan baik sampai mempelajarinya terus tanpa henti..."


"...walaupun perkembangannya lambat karena tubuhnya yang tidak normal, setidaknya proses yang Shinobu dapatkan jauh lebih hebat dibandingkan yang aku pikirkan."


Megumi melebarkan matanya ketika melihat arwah emas di belakang punggungnya, arwah tersebut membentuk seekor singa dan harimau yang meraung sampai dirinya terdorong ke belakang.


"Dia juga bahkan memiliki kemampuan Neko Legenda yang sama seperti Minami... bersatu dengan alam dan hewan..."


"...sedangkan dari Shuan adalah matahari dan planet yang memiliki banyak kealamian terhadap tumbuhan serta hutan." Megumi tersenyum bangga.


Ia dapat melihat dengan jelas daratan di sekelilingnya mulai menumbuhkan beberapa tumbuhan kecil yang menghasilkan banyak sekali dedaunan kecil sampai mengelilingi tubuhnya.


"Jadi begitu ya... aku dapat melihatnya dengan baik... kekuatan cahaya emas apa yang akan ia kuasai suatu saat nanti..."


"...melihat dirinya sudah mengembalikan tubuh normal itu menjadi tubuh Legenda yang layak, aku yakin dia akan menemukan kekuatan cahaya emas lainnya."


Megumi merasa bahwa latihannya sudah cukup dengan Shinobu, ia tidak perlu mengajarkan dirinya hal yang lain karena Shinobu pasti akan menemukannya sendiri berkat semangatnya.


The Mind juga pasti akan memberikan Shinobu berbagai macam ide terhadap kekuatan, ia pasti akan menemukan kekuatan cahaya emas yang begitu baru dan unik.


"Koneko akan berjuang...!!! Haahhhhhhh!!!" Shinobu mulai melepaskan suara yang keras sampai tubuhnya memancarkan sinar yang lebih terang di bandingkan yang sebelumnya.


Megumi menaikkan kedua alisnya ketika suara Shinobu yang biasanya kecil sekarang terdengar begitu keras sampai menggema karena cahaya itu, ia mulai melepaskan raungan singa yang mampu meningkatkan seluruh atributnya.


"Ini dia... Shinobu sudah membuka kunci yang menghalangi perkembangan lambatnya..."


"...dengan melihat hasil memuaskan seperti ini maka aku dan Kou tidak perlu mengkhawatirkan perkembangan Shinobu, dia pasti akan mencari jalan menuju kekuatan itu sendirian."


Megumi melihat kedua mata Shinobu mulai memerah karena terpengaruh oleh perubahan dari Neko Legenda yaitu Beast Neko Legenda, amarah dan semua rasa benci itu tidak mempengaruhi dirinya sama sekali.


Shinobu yang sudah terbiasa untuk menenangkan seluruh batinnya berhasil mengalahkan pengaruh amarah itu, berbeda seperti Shuan yang sering menyerahkan dirinya kepada Beast itu sampai selalu saja gagal mengontrol kekuatannya.


Kedua mata Shinobu kembali bersinar sampai memancarkan cahaya yang emas, Megumi mengakui Shinobu telah lulus untuk menguasai amarah Beast itu sampai ia dapat menggunakan kekuatannya dalam wujud normal.


"... ..." Shinobu terus mengeluarkan semua cahaya itu dengan ekspresi tenang, tidak ada satu pun rasa amarah yang berani ia keluarkan kecuali ketenangan.


Semua tumbuhan emas kecil di sekelilingnya terus menghasilkan dedaunan emas yang mengelilingi tubuhnya sampai ia mengepalkan kedua tinjunya lalu menghilang semua cahaya itu.


"... ..." Shinobu menurunkan kedua lengannya lalu ia menatap Megumi yang terlihat seperti mengharapkan sesuatu besar darinya karena ini adalah proses latihan terakhir untuk membuka jalan kekuatan bercabang.


"Golden..."


Megumi melebarkan matanya ketika melihat Shinobu telah membangkitkan kemampuan cahaya emas itu, sesuatu yang penting untuk keturunan Shiratori agar mereka dapat berkembang lebih jauh lagi.


Cahaya matahari melepaskan sinar yang berjumlah besar kepada tubuh Shinobu sampai ia terus menerimanya menjadi sumber kekuatan besar yang mampu membuat rambutnya bertambah semakin mengilat dengan emas.


"...SUNSHINE!!!"


"... ...!!!" Megumi melebarkan matanya ketika melihat Shinobu langsung melepaskan gelombang emas ke atas langit yang melewati awan-awan tetapi tidak mampu keluar dari planet tersebut.


Kekuatan yang sudah bisa di bilang pas untuk pemberontakannya yang menyamar menjadi seorang petualang yang mengelilingi setiap kerajaan demi mencari kesatria zodiak yang sedang bersembunyi.


Gelombang cahaya itu mulai menipis sampai Megumi bisa melihat tubuh Shinobu yang bercahaya matahari tetapi cahaya itu mulai menipis sampai penampilannya terlihat dengan jelas sekarang.


"... ..." Shinobu menatap kedua tapak tangannya yang berwarna emas bahkan ia dikejutkan dengan warna lengan dan kaki buatannya berubah menjadi emas.


Megumi tersenyum bangga bahkan ia meneteskan air mata kebahagiaan bahwa proses yang Shinobu lalui memberikan dirinya hasil untuk bisa berjuang lebih keras lagi agar ia tidak mendapatkan perkembangan lambat.


"U-Uwahhh... semuanya jadi emas, Nenek... A-Apakah ini normal?" Tanya Shinobu yang terlihat gugup karena lengan dan kakinya berubah warna menjadi emas.

__ADS_1


Termasuk rambutnya yang bertambah semakin cerah sehingga Megumi bisa melihat kesamaan matahari dan Shinobu, kedua hal itu sama-sama menyinari dunia yang gelap dan memiliki cahaya begitu indah.


"Selamat, Shinobu..." Megumi melompat ke arah Shinobu lalu memberi dirinya sebuah pelukan sehingga mereka terjatuh di atas tumpukan dedaunan emas.


"Kamu berhasil~ kamu menunjukkan kepada dunia kejam ini bahwa Neko Legenda yang lemah dapat berkembang lebih tinggi..."


"... perkembangan yang akan kau alami mulai dari sekarang pasti berbeda, kamu telah membuka kekuatan cahaya yang dimiliki oleh Shiratori!"


"Sekarang kamu dapat memilih jalan yang kamu inginkan... aku harap kamu ingin terus berlatih lebih maju lagi agar bisa terbang keluar angkasa dan menghancurkan planet~" Megumi mengusap pipi Shinobu dengan pipinya sendiri.


"Fuuueehhhh!? M-Menghancurkan planet...?! Mu-Mustahil... aku tidak bisa...?" Seperti biasanya Shinobu langsung tersipu merah karena terus menerima pujian dari Megumi.


Megumi mulai bangkit lalu membantu Shinobu untuk berdiri sampai ia bisa melihat kekuatan cahaya yang terus mengalir dan keluar sampai menumbuhkan tumbuhan emas.


Megumi mulai jongkok lalu melihat semua tumbuhan kecil itu yang menghasilkan banyak dedaunan emas yang mengelilingi tubuhnya, ia mengambil daun emas itu yang terasa begitu halus.


"Golden Sunshine ya... kekuatan emas melalui sinar matahari... nama yang sungguh indah bagi gadis kecil seimut dirimu." Megumi mulai melempar daun itu ke depan.


Daun itu langsung mengeras dan berputar ke depan sampai membelah pohon menjadi dua, melihatnya saja membuat Megumi dan Shinobu tercengang karena dedaunan emas itu terlihat berbahaya ketika di lempar.


"W-Wah...! Maaf, pohon... apakah aku yang melakukan semua itu...?!" Tanya Shinobu yang terlihat panik.


"Yup~ hasilnya terlihat cukup hebat, ternyata daun emasmu sangat tajam sampai bisa membelah pohon itu ketika aku melemparnya tanpa tenaga."


Megumi yang sedang menjelaskan dikejutkan oleh sinar cahaya yang ia lepaskan melalui tubuhnya ke arah pohon yang hancur itu sampai kembali memulihkan menjadi pohon biasa tetapi jauh lebih tinggi.


Megumi juga melihat pelindung dedaunan emas yang mengelilinginya, "Golden Sunshine... berkaitan dengan sinar matahari dan dedaunan emas ya..."


"...pemulihan dan daya serangannya tidak buruk." Ungkap Megumi yang terkesan lalu ia memberi Shinobu sebuah elusan di kepala sampai ekornya bergerak cepat karena pujian melalui elusan.


"Anuu... apakah latihanku... s-sudah selesai?" Tanya Shinobu yang terlihat gugup.


"Hm~ Latihan yang memberikan hasil memuaskannya, dengan melihatnya saja Nenek merasa yakin bahwa kamu akan berkembang dengan jalan kekuatan yang kau pilih."


Mendengar kelulusan Shinobu yang sudah dapat mengendalikan sihir dan cahaya membuat dirinya senang sampai kedua matanya berbinar-binar lalu ia melompat-lompat penuh kebahagiaan.


"Aku bisa menggunakan sihir dan cahaya... yeyyy~" Shinobu terus melompat sampai membuat Megumi tersenyum lebar.


"Anak-anak memang memiliki semangat murni yang membantu mereka untuk terus berkembang..."


"...tetapi Shinobu berbeda karena masa kecilnya penuh dengan penderitaan yang terus ia tahan sampai perkembangannya melambat karena kondisi kelahirannya tanpa kaki, lengan, dan mata."


"Pada akhirnya, dengan beberapa latihan penuh dan pembelajaran yang ia pikirkan serta pelajari kembali... kekuatan emas itu akhirnya bangkit... sungguh gadis kecil yang baik dan pintar." Megumi mengharapkan sesuatu yang besar darinya.


"Latihan kita sudah selesai di sini, Shinobu... Nenek sudah tidak bisa melatih dirimu lebih lanjut lagi."


"Ehh...? K-Kenapa...?"


"Nenek ingin melihat dirimu melakukannya sendirian, mencari jalan kekuatan yang selalu kamu inginkan, di saat itu latihan baru akan kau ikuti lagi." Megumi memberi cucunya sebuah kecupan di pipi.


Shinobu mengerti apa yang ia coba katakan, "Mm~ mulai dari sekarang... terima kasih... berkat bantuan Nenek yang sudah bersabar melatih diriku yang lemah..."


"...sekarang aku bisa bertarung dan bersikap mandiri lebih lanjut, intinya... Koneko... Koneko akan berjuang! Untuk bersikap mandiri dan menjaga Legenda yang layak!"


"Koneko tidak akan menyerah!" Shinobu menatap Megumi dengan senyuman yang begitu polos tertera di wajahnya sampai membuat Megumi mengingat kenangan yang begitu indah.


Sesuai yang ia harapkan dari keturunan Shiratori, semangat dan tekad mereka serta harga diri yang tidak akan pernah mati bisa terlihat bersatu di dalam tubuh Shinobu.


"Tekad... semangat... rasa untuk tidak menyerah... harga diri yang begitu menakjubkan... semua bersatu di dalam tubuh Shinobu..."


"...keturunan Shiratori selanjutnya yang akan membawa harapan, meneruskan Minami dan Shuan yang sudah gugur bahkan jika bisa melampaui Shira." Megumi memeluk Shinobu erat.


"Nenek bangga kepadamu, nak..." Megumi mengatakannya dengan penuh rasa kasih sayang sampai Shinobu bisa merasakannya.


"Terima kasih, nenek... aku menyayangimu..." Shinobu tersenyum lebar.


Megumi tersenyum lalu ia mengelus punggungnya, berharap bahwa Shinobu suatu saat nanti dapat melampaui kekuatan emas yang ia miliki juga.


"Nenek..."


"Iya?"

__ADS_1


"Aku penasaran dengan kekuatan cahaya emas apa saja yang dimiliki oleh Nenek, Kakek, Tante Minami, dan Papa...?" Shinobu menanyakannya karena penasaran.


"Ahh... kamu belum mengetahuinya, kita mulai dari Kakekmu yang sangat kuat berkat usahanya dari nol..."


"...dia juga sama seperti dirimu, Shinobu, hanya saja ia terus berjuang keras demi memenuhi suatu kebutuhan agar bisa menikmati kehidupan tenang yang ia inginkan."


"Kekuatan cahaya emas dari Multiversal, dia sudah menguasai segala jenis kemampuan cahaya tetapi sihir cahaya... tidak ada yang mengetahui batasannya karena sihir cahaya itu tak terbatas dan akan terus berkembang tanpa penghalang."


"Golden Multiversal... itulah kekuatan emas dari Kakekmu." Megumi tersenyum.


"Hebat ya... Kakek... sudah lama sekali aku tidak bertemu dengannya."


"Hehehe, itu karena Kakek sedang sibuk mengurus urusan di kuil cahaya dan dimensi cahaya, dia pasti akan kembali dan melatih dirimu sesuai janjinya kok."


"Kalau Nenek sih... kekuatan cahaya emas yang bernama Golden Life, itu artinya kehidupan yang begitu emas karena kehidupan yang aku rasakan ketika bertemu dengan Kakekmu."


"Semuanya dipenuhi dengan harapan emas sampai menjadi kehidupanku yang dulunya gelap menjadi emas... sungguh menyenangkan bisa bertemu dengannya." Megumi tersipu.


"Golden Life ya... hebat juga..." Shinobu terus mendengar dongeng Neneknya.


"Kalau Minami... hmm, dia memiliki kekuatan cahaya emas melalui alam sampai ia dulu bisa di panggil sebagai pengabdi cahaya yang berkembang menjadi ibu cahaya." Megumi menunjuk pohon emas yang terlihat di atas langit.


"Pohon emas itu adalah kuburan tantemu... dia menciptakan pohon emas yang melebihi ukuran alam semesta untuk memindahkan ancaman ke dalam alam emas yang ia miliki."


"Golden Nature..."


Shinobu menatap pohon emas yang bisa berada di atas langit, terlihat sangat indah bahwa suatu saat nanti ia ingin mengunjunginya agar bisa melihat-lihat.


"Kalau Ayahmu... dia memiliki kekuatan cahaya yang sangat unik... cahaya emas melalui tata Surya sampai ia memiliki kemampuan berbeda dari tata Surya itu sendiri."


"Kamu adalah putrinya dan kemiripan cahaya emas kalian adalah tumbuhan dan cahaya matahari... kedua hal yang di hasilkan karena Golden Earth dan Golden Sun."


"Papa memang hebat ya... sayangnya aku tidak pernah merasakan latihan bersama dirinya..." Kata Shinobu yang mulai menatap kedua tapaknya.


"Aku yakin Papamu merasa sangat senang melihat dirimu membangkitkan kekuatan cahaya emas untuk pertama kalinya..."


Shinobu langsung bertambah semangat karena ia ingin berkembang dan terus bertambah kuat agar dirinya bisa menyelesaikan tujuan dan mimpi yang di inginkan.


Shinobu bangkit ke atas langit lalu ia menunjuk matahari menggunakan tapak kanannya, "A-Aku... Shinobu Koneko... akan berjuang! Untuk menjadi Legenda sehebat mereka!"


"Menjadi seorang Shiratori dengan penuh kebanggaan! Aku ingin menjadi seorang Legenda yang layak..." Shinobu terus mendapatkan motivasi karena dongeng yang Megumi ceritakan.


"Aku ingin berusaha keras menjadi Legenda yang layak..."


"...maka dari itu... Koneko..."


"...akan berjuang!"


Shinobu melompat ke atas lalu ia mengangguk selagi tersenyum polos karena tidak sabar untuk bertambah kuat lebih dari sekarang.


Megumi mengingat perkataan Minami dan Shuan seketika, ia langsung menunjukkan senyuman lebar penuh kepercayaan besar kepada Shinobu.


"Aku, Shiratori Minami, seorang pengabdi cahaya akan menjadi Legenda yang layak dengan penuh kerja keras!" (Minami)


"Aku ingin menjadi seorang Legenda layak yang melebihi Ayah... maka dari itu, aku harus bisa berusaha keras agar namaku yaitu Shiratori Shuan bisa di akui!" (Shuan)


Shinobu mulai mengumpulkan nafasnya untuk melepaskan teriakan besar di hadapannya.


"Koneko...!!! Akan berjuang...!!!" Teriak Shinobu keras sampai suaranya menggema.


"Hah... Hah... Hah... Hehehe~" Shinobu terkekeh selagi menggerakkan ekornya.


"Kekuatan itu akan datang atas kebutuhan..." Megumi mulai mengangkat sesuatu yang selalu Shira katakan kepada dirinya sendiri dan seluruh keturunannya.


"...bukan keinginan."


Shinobu mengerti perkataan Megumi, ia menatap dirinya lalu tersenyum lebar, "Mm! Lihat saja, Nenek..."


"...aku akan berusaha keras sampai kekuatan itu datang atas kebutuhanku sendiri!"


"Aku menantikannya..."

__ADS_1


"...Shiratori Shinobu."


__ADS_2