Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 200 - Maaf Sudah Membuatmu Menunggu


__ADS_3

"Tech, apakah kau sudah menemukan sesuatu yang aku..?" Tanya Korrina yang sedang membaca buku tentang sejarah Touri, ia memegang buku itu di tangan kanannya dan tangan kirinya ia gunakan untuk mengetik di keyboard karena dia sedang mencari informasi tentang dimensi palsu, "Sepertinya terdapat sebuah dimensi yang belum pernah kamu ketahui, Korrina." Jawab Tech.


Korrina langsung menutup bukunya dan menempatinya di atas meja, ia mulai menatap ke depan dimana Tech menunjukkan sebuah layar dengan gambar dimana gambar itu menunjukkan sebuah portal yang terlihat seperti portal berwarna biru tua, "Coba perbesar dan perjelas apa yang kau temukan dan dapatkan, Tech." Suruh Korrina dan Tech mulai mendeteksi keberadaan seseorang di dalam portal biru tua itu.


"Seperti-nya ada sese---"


ZBASSSSHHHHH!!!!


Kamera pengintai Korrina langsung mendadak error dan hologram yang ada di depannya mulai menunjukkan gambar yang kurang jelas dimana perlahan-lahan tubuh seorang gadis yang ideal muncul dan itu membuat Korrina mengerutkan kedua alisnya, "A...paaa..?" Korirna mulai mendekati layar virtual-nya.


"Tech, perbaiki." Suruh Korrina dan Tech tidak menjawab, teknologi dan sistem yang ada di lab Korrina mulai mati dan tidak lagi berfungsi bahkan lampu yang menerangi ruangan itu terpadamkan.


 "Tech! Tech! Apakah kau mendengar suaraku?" Tanya Korrina lagi dan Tech tidak menjawabnya, keheningan mulai muncul dan itu menyebabkan dirinya merasa gugup serta ketakutan bahkan jantungnya berdetak cukup cepat.


"... ..." Korrina membakar lengan kanan-nya menggunakan api Crimson-nya untuk menerangi ruangan yang gelap itu, tiba-tiba ia menatap layar virtual itu yang mulai kembali menyala dan menunjukkan cahaya biru, "Tech...?" Panggil Korrina untuk berjaga-jaga.


"Sungguh menyedihkan." Layar virtual itu mulai mengeluarkan nada lembut dari seorang gadis yang berbicara, Korrina mulai berpikir bahwa kamera yang ia gunakan untuk mencari sesuatu yang baru di semesta Touri telah diambil oleh seseorang, "Siapa dirimu...? Jika kau berani maka aku ingin melihat dirimu! " Suruh Korrina.


Layar virtual itu sekarang mulai menunjukkan seorang gadis yang memiliki tampang persis seperti Korrina, ya... Dia adalah Komi yang berhasil datang ke dimensi asli Touri, "Ternyata kau...!" Korrina melebarkan mata-nya ketika ia merasakan sihir Sacred yang mengepung diri-nya.


"Maaf sudah membuat-mu menunggu... Korrina!"

__ADS_1


Korrina membawa semua sihir itu lalu ia menghilang dan muncul di luar angkasa, semua sihir yang ia pegang langsung Korrina lempar ke depan hingga meledak. Seperti-nya sesuatu yang dia cari datang dengan sendiri-nya, Komi telah tiba... dan itu bukan pertanda yang baik karena diri-nya saat ini sedang berhadapan dengan Korrina.


Tubuh Korrina mengeluarkan keringat dingin ketika menatap Komi yang sedang tersenyum sinis, tekanan-nya sangat berat hingga Korrina sendiri tidak mampu menahan tekanan sebesar itu... kekuatan dan juga sihir yang tidak memiliki batasan apapun bisa ia rasakan dengan mudah sampai dia tidak bisa mencari sumber God Lenergy milik-nya.


"Seperti-nya kau masih ragu untuk melihat diri-mu yang jauh lebih ya...? Bukan-nya kau merasa malu dan terkalahkan oleh diri-ku? Aku adalah dewi segala-nya dan juga... aku adalah yang terkuat disana."


"Aku tidak peduli dengan jabatan, kau ingin menjadi apapun... aku tidak peduli karena hanya pertarungan yang dapat menentukan semua-nya. Sebelum itu, kau memang terlihat sangat kuat... aku bisa merasakan dosa nafsu yang besar di dalam diri-mu, menurut analisa-ku... kau memiliki lebih dari sepuluh anak ya?" Korrina menatap Komi dengan tatapan yang merendah karena dia terlalu banyak bercinta dengan Alvin.


"Hahaha, seperti-nya tidak apa-apa untuk memberitahu seseorang yang sebentar lagi akan mati... aku tidak bisa merasakan darah Succubus di dalam diri-mu, Korrina. Itulah kenapa kau tidak bisa bertambah kuat dengan cepat seperti diri-ku yang memiliki darah Succubus."


Tatapan Korrina semakin merendah, "Menjijikkan, jadi kau bertambah kuat hanya mengumpul benih kehidupan?! Jangan-jangan kau selingkuh dengan suami-mu sendiri!"


"Tidak, bodoh. Kau tidak akan mengerti dengan darah Succubus yang sangat hebat ini, bercinta dengan seseorang dewa ditambah lagi darah Succubus... hasil-nya cukup memuaskan bagi-ku karena aku bisa terus bertambah kuat hanya dengan bercinta dengan Alvin, berbeda dengan diri-mu... anak-mu sangat sedikit dan kau tidak begitu kuat hingga kau pernah mati melawan Rxeonal, sungguh menyedihkan."


Komi kehabisan kata-kata ketika Korrina berbicara seperti itu karena dia tidak memiliki topik lain untuk mengejek Korrina, "Ohh... Aku pernah dengar dari Haruka bahwa Touri hancur karena sikap bodoh-mu itu, meremehkan!!! Kau meremehkan musuh-mu dan memberikan hasil yang sangat memuaskan untuk para Oather...! Boom! Bamushigaru muncul dan menghancurkan segala-nya, kau memang pintar ya, segala-nya!"


"Tutup mulut busuk-mu itu..." Komi mulai merasa kesal, amarah memenuhi diri-nya karena Korrina terus membicarakan tentang keburukan-nya, ternyata Haruka benar-benar menceritakan seluruh informasi tentang Komi sehingga Korrina bisa mengetahui segala-nya tentang-nya.


"Cukup...!!!" Komi melepaskan dorongan besar, Korrina mulai diam karena dorongan itu membuat tubuh-nya tidak bisa bergerak untuk beberapa saat, "Ada apa? Apakah kau kesal? Apakah kau sudah kalah dengan mulut-ku sendiri, diriku?"


"Aku datang bukan untuk mengejek! Aku datang hanya untuk menghancurkan diri-mu, dasar kau keparat! Aku benar-benar akan menikmati saat-saat dimana aku menghancurkan tubuh-mu itu yang sangat jelek, berbeda dengan diri-ku yang sangat ideal ditambah lagi dengan rambut panjang-ku yang berwarna perak!" Rambut Korrina mulai diselimuti dengan aura berwarna perak.

__ADS_1


"Aku sama sekali tidak peduli dengan penampilan atau apapun itu, yang aku pedulikan hanyalah keselamatan Touri... Touri yang aku cinta, lagipula rambut panjang itu cukup menyebalkan jika kau bertarung... lebih baik rambut pendek, lebih mudah dalam bertarung...!" Korrina melakukan kuda-kuda bertarung-nya, ia tahu sendiri bahwa ia bukan tandingan Komi tetapi mau tidak mau dia harus mencoba-nya.


"Hohhhhh... Kau datang menghampiri-ku untuk melawan-ku? Gegabah sekali kau ini, baiklah. Aku akan menikmati pertarungan ini, Korrina!" Rambut Komi yang berwarna perak mulai memanjang hingga kedua pupil-nya melepaskan api berwarna biru tua, kekuatan-nya terus meningkat tanpa ada batasan yang menghalangi hingga kedua lengan dan kaki Korrina bergetar dengan sendiri-nya.


"Wah, wah, apakah kau takut? Apakah kau akan mengompol? Sangat menyedihkan ya Alvin di dimensi ini untuk bertemu dengan Korrina lemah seperti-mu." Komi tertawa terbahak-bahak.


"Alvin-ku sudah mati, dia sudah tidak ada... dia adalah pahlawan dan sekarang aku akan mengganti posisi-nya." Kata Korrina dengan nada yang pelan hingga Komi sempat menunjukkan ekspresi yang terlihat terkejut lalu ia kembali terlihat jelas.


"Kalau begitu, aku akan memberikan-mu kebahagian... Aku akan membawa-mu menuju dunia dimana Alvin berada."


"Tidak, aku masih mencintai kehidupan ini." Korrina tersenyum, "Kehidupan yang selalu aku inginkan... sudah saat-nya aku memberi dirimu pelajaran karena sudah masuk ke wilayah yang salah, [Crimson Queen]!"


"Apa...!!!" Komi melebarkan mata-nya ketika melihat sebuah mahkota yang terbuat dari Crimson melayang tepat di puncak kepala Komi, perlahan-lahan rambut-nya yang pendek itu mulai tumbuh panjang hingga melewati kedua telapak kaki-nya sendiri.


"Cih... pada akhir-nya kau akan menunjukkan rambut panjang itu..." Kedua lengan Korrina dipenuhi dengan garis berwarna merah hingga kedua mata-nya memancarkan cahaya merah pekat yang mampu membuat Komi terkesan karena perubahan Crimson kali ini terlihat baru dan ia belum pernah melihat-nya sebelum-nya.


Korrina memegang jaket-nya lalu ia melepas-nya hingga Komi bisa melihat Korrina yang saat ini sedang menggunakan baju yang aneh yaitu kebaya, ia hanya tertawa karena Kisetsu yang dimiliki dimensi ini terlihat sangat kuno... Korrina hanya bisa diam karena [Crimson Queen] adalah perubahan wujud yang membantu diri-nya untuk bisa mengimbangi Komi sementara.


"Korrina... Bersiaplah!" Korrina kembali menunjukkan kuda-kuda bertarung-nya.


"Hmph... Jangan berharap kau bisa menandingi diri-ku, Korrina." Komi melepas jubah-nya.

__ADS_1


Korrina dan Komi melesat menuju arah satu sama lain dengan kecepatan yang setara, "Aku akan membunuh-mu...!!!"


"...Korrina!!!!!"


__ADS_2