
"Sekarang... aku sudah menyingkirkan sampah yang berbahaya, sekarang aku hanya perlu mengurus kedua keturunan Comi yang bernama Kou dan Honoka. Sepertinya Kou tidak ada artinya jika aku menggunakan jam pasir-ku, aku akan mencoba sekuat mungkin untuk tidak menampakkan diri kepada dirinya... jika dia melihat atau mengetahui diriku ada di dekatnya maka ia akan menjadi lawan yang sulit." Kata Kuharu sambil membersihkan tubuhnya yang dipenuhi dengan darah, tidak lama kemudian ia merebut kubus waktu yang Minami dapatkan dari Haruka.
"Kau jauh-jauh datang dari masa depan hanya untuk bertemu denganku ya? Kau sungguh baik tetapi... lebih baik kau menunggu lebih lama lagi bukan? Aku sendiri yang akan datang kepadamu dan menyambut dirimu dengan pelukan yang hangat, pelukan rasa kematian." Kuharu tersenyum jahat lalu ia mengangkat lengan kanannya untuk mengaktifkan kemampuan dari kubus waktu itu, ia sekarang berencana untuk pergi menuju masa depan dimana Kou berada.
Ekor Minami yang berada di belakang Kuharu berubah menjadi rantai sehingga mencekik dirinya cukup ketat, "A-Apa!?" Kuharu melebarkan matanya ketika lehernya tercekik dengan ekor milik Minami, ia mengalihkan pandangannya ke arah Minami dan tubuhnya berubah menjadi warna emas sehingga mengeras dan berubah menjadi patung yang berwarna emas. Tanpa memberi satupun kesempatan, Kuharu mencoba untuk menyerangnya tetapi rantai itu menciptakan satu tangan yang mencakar wajah Kuharu.
"T-Tidak mungkin...! Kenapa kau...!?" Kuharu merapatkan giginya dan melihat patung emas itu mulai terbelah menjadi dua sehingga Minami melompat keluar dari dalam patung itu, Kuharu melihat Minami kembali dengan pulih tetapi ia tidak memiliki lengan kanan karena lengannya itu perlahan-lahan membentuk tepat di leher Kuharu dan ia langsung melancarkan serangan lainnya yang mampu melempar dirinya ke belakang.
Lengan kanan Minami terbang ke arah dirinya lalu bersatu kembali sehingga Kuharu menyadari kemampuan milik Minami, ia tidak bisa melihat masa depan prediksi atau sesuatu yang berkaitan dengan kesalahan dari masa depan, jika saja ia tidak melukai dirinya tadi maka ia akan mengetahui lebih banyak lagi tentang kemampuan Minami yang berkaitan dengan alam dan makhluk hidup, "Sial... ternyata kau benar-benar Neko Legenda yang cukup menyebalkan, kenapa kau tidak menjadi Neko Legenda yang tidak berguna seperti mereka?"
"Aku menolak jati diriku sebagai seorang Neko Legenda, aku ingin menunjukkan kepada seluruh ras Legenda yang memiliki tipe Neko Legenda bahwa kita ini kuat...!!!" Minami mengepalkan kedua tinjunya lalu ia mulai berpikir bahwa Kuharu benar-benar mendapatkan kekuatan yang ia mau, melihat penampilan dirinya yang terlihat mirip dengan Haruka memberitahu dirinya bahwa pertarungan yang akan ia hadapi akan berjalan dengan sangat sulit.
Minami dan Kuharu sama-sama berpikir keras tentang kemampuan yang dimiliki oleh lawan mereka seperti Kuharu, ia sekarang mengerti kenapa Minami bisa bertahan hidup ketika menerima serangan seperti tadi. Makhluk hidup itu sangat banyak dan mereka memiliki kemampuan yang berbeda, tubuh Minami tadi berubah menjadi patung dan terbelah sehingga mengeluarkan Minami yang baru. Itu artinya ia menggunakan kemampuan yang sama seperti ulat yang berevolusi menjadi seekor kupu-kupu.
__ADS_1
Tubuh yang terkupas dan terbelah sehingga menciptakan sesuatu yang baru, bukan hanya itu saja tetapi hewan itu sangat banyak dan memiliki kemampuan yang berbeda. Kuharu tidak bisa melihat kelemahan apapun dari kemampuan ulatnya itu. Benar-benar berbahaya sehingga ia harus berwaspada, 9 nyawa dari seekor kucing akan muncul kembali jika satu tahun sudah terlalui, itu artinya ia hanya perlu memikirkan sesuatu untuk menghentikan dirinya itu.
"Aku tidak tahan... melihat seseorang merebut tubuh dari temanku... bukan hanya merebut saja tetapi ia mencoba untuk meniru sahabatku. Tindakan yang tidak bisa aku maafkan dengan mudah, aku benar-benar ingin membunuh dirinya, tidak ada maaf untuk dewi brengsek seperti dirinya...!" Minami merapatkan giginya dan ia sudah mengetahui kemampuan waktu yang Kuharu gunakan, sesuatu yang berkaitan dengan lompatan dan penghentian waktu juga waktu yang dapat membaca masa depan, bukan hanya serangan tetapi semua hal yang berkaitan dengan tubuh seseorang.
"Aku tidak akan membiarkan dewi satu ini menyentuh keturunan Comi... tidak... semuanya adalah sahabatku, semua keturunan Comi! Bukan hanya mereka tetapi semua orang... mereka adalah temanku! Sebagai pengabdi cahaya keadilan, aku harus melakukan sesuatu!" Ungkap Minami, mereka berdua menatap satu sama lain dengan ekspresi yang terlihat waspada dan serius.
"Dia bisa membaca masa depan dan melihat pergerakan-ku di masa depan... tidak ada aba-aba atau tanda yang memperlihatkan kemampuan tersebut, sesuatu yang berkaitan dengan mata 'kah...? Aku sendiri tidak menyadari semua serangan yang aku lakukan itu dapat ia hindari dengan mudah, apakan kekuatan waktunya dapat ia gunakan kemampuan? Seperti gabungan dari ketiga hal tersebut yang digunakan secara bersamaan..."
"Jika aku pikirkan kembali... lima detik... dia menggunakan kemampuan itu selama lima detik lalu menggunakannya lagi selama sepuluh sampai dua puluh detik... itu artinya... aku mengerti sekarang, ia dapat melukai diriku karena ia menggunakan kemampuan yang dapat mengundurkan waktu tubuh seseorang, itu artinya tubuhku akan mundur ke waktu dimana aku tidak menggunakan pelindung cahaya itu...?!?" Minami menunjukkan ekspresi yang terlihat kaget karena ia tidak bisa melakukan apapun untuk menghentikan Kuharu, tetapi ia tidak bisa menyerah begitu saja karena kata itu tidak pernah ada bagi keturunan Shiratori.
Minami menciptakan beberapa Golden Minami di sekitarnya untuk mencoba mengecohkan Kuharu tetapi semua rencananya gagal begitu saja karena Kuharu dapat menyelesaikannya dengan mudah, ia melancarkan beberapa serangan yang mengenai tubuh Minami lalu ia mengepalkan tinju kanannya yang diselimuti dengan aura Crimson, "S-Sihir Crimson---" Satu pukulan menyambut tepat di depan wajahnya sehingga ia terlempar ke belakang dan terjatuh.
Pukulan itu terasa cukup menyakitkan dan ia tidak bisa melakukan apapun kecuali melihatnya, "B-Bagaimana... dia... bisa memiliki sihir Crimson...? S-Sakit... Sakit sekali..." Minami mencoba untuk menyembuhkan luka di wajahnya tetapi sihir pemulihan itu hanya menambahkan kesakitan itu lebih besar lagi sehingga ia menjerit kesakitan dan membuat Kuharu tersenyum serius karena ia benar-benar tidak bisa terkalahkan ketika semua kekuatan yang ia kumpulkan dari Haruka menginjak kesempurnaan.
__ADS_1
"Tidak ada artinya, Minami... jika kau terus menyerang maka kau hanya akan menerima kesakitan yang lebih besar lagi dan menyakitkan. Tidak ada lagi rencana yang kau bisa pikirkan kecuali menyerah, walaupun menyakitkan untuk seorang keturunan Shiratori menyerah tetapi aku akan membuatmu menyerah. Setiap tindakan yang kau lakukan itu tidak ada gunanya, kau akan terus melawan dan bertambah lebih kuat karena Legend's Boost..." Kuharu menghilang dan bermunculan di hadapan Minami karena ia bergerak selagi menghentikan waktu beberapa kali untuk berjaga-jaga agar Minami tidak memasang perangkap apapun.
"Beristirahatlah... lebih baik kau hidup damai di atas sana, tidak ada kesakitan yang bisa kau rasakan loh... hanya rasa sedih ketika melihat teman-teman dan orang tuamu menangis karena telah kehilangan seseorang yang berpotensi mati begitu saja. Yahhh, setidaknya hidup tenang dan damai di atas sana adalah pilihan yang bagus 'kan?" Kuharu berada tepat di hadapan Minami yang terlihat kesakitan, "Kau ingin tahu kenapa aku memiliki penampilan yang sama dengan Haruka...?"
"Aku sudah mengetahuinya... kutukan Comi... Eternal... Kuharu Comi... 'kan...? Kau tidak bisa menampakkan dirimu ketika Haruka tidak lumpuh... jika dia lumpuh maka kau dapat bertindak semaunya dan bahkan menampakkan diri di hadapan kami semua..." Kata Minami dengan tatapan yang terlihat kesakitan, Kuharu memberi jawaban Minami dengan tepukan tangan karena ia dapat mengetahuinya begitu cepat.
"Hebat sekali... kecerdasan dari Megumi ya? Tidak salah lagi, Shiratori Minami bukanlah produk gagal dari Shiratori tetapi produk itu akan di impor langsung ke dalam dunia yang berbeda." Kuharu menyelimuti kedua lengannya dengan aura Crimson yang membentuk senjata tajam, ia akan menyelesaikan semua ini dengan cepat sebelum teman-teman Minami mendapatkan kubus waktu itu untuk pergi kembali menuju Realm of Time.
"Sekarang!!! AKAN AKU IMPOR KAU, MINAMI---" Kuharu menghentikan waktu ketika ia melihat bintang-bintang mulai berjatuhan di sekitarnya sehingga ia mengundurkan waktu tetapi tidak ada yang terjadi sehingga waktu kembali berjalan dan Kuharu bisa melihat Minami yang bermunculan dimana-mana, ia mencoba untuk membaca masa depan dan ia berhasil menghindari semua serangan itu dengan mudah, kemampuan untuk membaca masa depan itu berakhir dengan cepat sehingga beberapa serangan mulai mengenai wajah Kuharu dan bahkan melemparnya ke belakang.
"A-Apa...!?" Kuharu menatap ke depan dan melihat Minami yang membesar, "...Aku mengecohkan dirimu..."
"...'kan?"
__ADS_1