Yuusuatouri: A New Life Being A Legend

Yuusuatouri: A New Life Being A Legend
Chapter 1060 - Cinta yang Tak Akan Hilang


__ADS_3

Chloe melempar pedang besar itu menuju arah Memoria yang menghindarinya dengan bantuan dari sayap kupu-kupunya yang sangat cepat sehingga ia mulai melesat maju menuju arah Chloe.


Memoria menerima tabrakan yang disebabkan oleh Chloe menggunakan perisai itu sampai ia mulai merasa kesal ketika melihat perisainya sudah melukai dirinya dan melindungi Chloe dari serangan maut.


Chloe melesat ke belakang lalu pandangannya terfokus kepada Memoria yang melepaskan banyak tembakan hari diakhiri dengan gelombang merah muda.


Chloe menangkis semua sihir itu menggunakan perisai lalu ia mengalirkan banyak Lenergy ke dalamnya agar bisa menghentikan gelombang merah muda itu.


Megumi seketika muncul di belakang Memoria dengan mulutnya yang ia buka selebar mungkin sampai melepaskan Shining Justice yang membawa dirinya menuju daratan.


"Hah... Hah---" Wajah Megumi menerima satu hantaman dari tongkat sihir milik Witchest lain sehingga ia terjatuh lalu mencoba sebisa mungkin untuk bertahan.


Tetapi sayang sekali kondisinya bertambah semakin parah ketika ia menerima banyak sekali serangan cinta dari Memoria salah satunya adalah tombak yang menghapus konsep kehidupannya itu.


Mungkin waktunya memang tidak akan pernah bisa bertambah ketika ia tidak memiliki sembilan nyawa lagi, dan bahkan tubuhnya melemah sampai jantungnya terasa begitu lambat akan sesuatu.


"Megumi!" Chloe melesat menuju arah Megumi tetapi ia melihat Memoria melepaskan banyak sekali tembakan hati yang berhasil tertahan menggunakan perisainya itu.


"Jangan sampai fokusmu hancur ketika menghadapi diriku!" Memoria muncul di belakang Chloe lalu menebas punggungnya sampai mengeluarkan banyak darah.


Setelah itu Memoria menendang punggungnya menggunakan kedua tapaknya sampai ia terpental menuju arah lalu menerima tembakan hati yang telat untuk ditahan.


Chloe bangkit lalu ia melancarkan beberapa tebasan tetapi Memoria menahannya menggunakan tongkat itu lalu aura kupu-kupu langsung membentuk bilah pedang yang menusuk perutnya.


"Nrrgghhh...!!!"


Chloe menyerang balik dengan menghantam dada Memoria sampai ia terpental ke belakang, ia mulai menutup lukanya itu yang tidak bisa disembuhkan sama sekali.


Sekali saja ia menggunakan sihir pemulihan kepada luka itu maka semuanya akan berubah menjadi aura kupu-kupu yang menyerang dirinya sehingga meninggalkan luka lain.


"Ayo, Chloe... kau pasti bisa..."


"...sudah menghembuskan nafas beberapa kali di dalam dunia ini tetapi melindunginya saja tidak bisa itu cukup memalukan." Chloe mencoba untuk menyemangati dirinya sendiri.


Pandangannya teralihkan menuju arah Haruki yang sedang melancarkan beberapa tebasan menuju arah Brimgard sampai ia menahan semua itu tanpa kesulitan apapun.


"Jika dia bisa melawan Dewa Kountraverse seperti itu maka aku tidak akan menyerah...! Legends never dies...!!!" Chloe menoleh ke belakang lalu ia menahan serangan gelombang yang dilepaskan oleh tongkat itu.


Chloe juga dikejutkan dengan tembakan cinta di belakangnya tetapi ia berhasil melesat ke atas langit untuk menghindarinya, "Hah... Hah... Hah..."


Chloe merapatkan giginya lalu ia melepaskan beberapa helai zirahnya untuk mengorbankan daya tahan demi kecepatan sampai ia sekarang langsung menebas wajah Memoria lalu mendorongnya ke belakang.

__ADS_1


Memoria mencoba untuk melepaskan gelombang lainnya tetapi Chloe menghantam tubuhnya menggunakan perisai itu lalu ia menusuk perut Memoria menggunakan pedang tersebut, dan menendang kenop itu sampai ia terpental ke belakang.


Kecepatan Chloe berhasil menekan Memoria sampai ia tidak bisa melakukan serangan lain karena tubuh kecilnya terus menerima hantaman perisai yang sudah disalurkan oleh Lenergy.


"Sword Art: Supreme Slash!" Chloe langsung menggunakan teknik serangan tebasan yang sangat kuat ke arah musuh dan diukur berdasarkan tingkat pertahanan diri dan besarnya kekuatan fisik musuh.


Memoria terpental ke belakang sampai kedua matanya memancarkan cahaya ungu lalu ia memegang erat tongkat tersebut sampai dirinya melepaskan gelombang hitam kemerahan menuju arah Chloe.


Chloe melesat ke depan lalu ia mengulurkan perisainya untuk menahan gelombang itu tetapi tapak kirinya mulai terbakar sampai meninggalkan luka mutlak lainnya.


Tubuh Memoria menerima hantaman dari perisai itu lagi lalu ia mulai muncul di sekitar Memoria yang melepaskan banyak sekali tembakan hati sampai Chloe terus menghindarinya.


Tembakan hati itu terlihat warna hitam sampai mengenai beberapa pasukan termasuk Megumi yang langsung terdorong ke depan sampai tubuhnya mulai di injak beberapa kali oleh pasukan Witchest itu.


Memoria mengangkat tongkat itu ke atas langit lalu ia mengumpulkan banyak sekali energi sihir tetapi wajahnya menerima satu tebasan dari Chloe yang dilanjutkan dengan hantaman perisai sampai ia terdorong ke belakang.


Memoria mulai menjaga jarak dengan Chloe hanya untuk mengangkat tongkat kupu-kupu itu ke atas langit sampai banyak sekali hati hitam bermunculan sampai membentuk banyak sekali tombak yang mulai menyerang Chloe dari arah berbeda.


Chloe terpaksa harus menerima beberapa luka, ia berhasil melindungi kepala dan dadanya tetapi kaki serta pinggangnya menerima tusukan dari tombak hitam itu sampai ia memuntahkan banyak darah.


"Testament Magical Butterfly!!!" Seru Memoria keras yang sudah kehilangan kendali kekuatannya sampai tubuhnya melepaskan banyak sekali tembakan hati hitam yang mengenai pasukan Touriverse dan Kountraverse.


"LAST FATE...!!!" Chloe menggunakan kemampuan sihir yang memakan seluruh lenergy dan energi kehidupan Chloe yang memberinya kekuatan dan pertahanan yang tinggi dan mampu bertahan dari serangan mematikan musuh sampai durasi sihir ini habis.


Ketiga gelombang gabungan itu mengenai tubuh Chloe sampai terjadi banyak sekali ledakan dahsyat yang mementalkan dirinya ke belakang, "Kau berhasil, putri... dengan kekuatan terlarang dari Testament, kau berhasil melakukannya."


Memoria dapat melihat Chloe tergeletak di atas tanah dengan darah yang mengalir deras dari sekujur tubuhnya sehingga ia tidak bisa bergerak sama sekali.


Memoria yang awalnya ingin mengurusi Megumi langsung menerima tusukan pedang besar di mata kanannya sehingga ia dikejutkan dengan Chloe yang masih bangkit.


"Sudah cukup dengan dirimu!!!" Memoria menembak gelombang hati yang mengenai dada Chloe sampai meninggalkan lubang berlambang hati di dadanya tetapi ia masih hidup.


Chloe mulai menghantam tubuh Memoria menggunakan perisai itu tanpa henti tetapi Memoria menghantam wajahnya menggunakan tongkat itu sampai ia terjatuh tetapi kembali bangkit.


"Kau tahu... bangsa Legenda... tidak akan pernah menyerah dalam keadaan apapun..."


"...walaupun sudah kehilangan banyak anggota tubuh, kita bangkit... bangkit untuk mencoba menyelesaikan tujuan..."


"...jika gagal maka... seseorang akan melanjutkan... Legenda selanjutnya yang membawa tekad itu... untuk menyelesaikan tujuanku..."


"Aku... tidak bisa menyia-nyiakan semua ini..." Chloe mengepalkan tinju kanannya sampai diselimuti dengan aura, ia langsung melepaskan semua Lenergy dan kekuatan terakhir itu menuju arah Haruki sampai ia menerimanya.

__ADS_1


"...ya... jadi ini... rasanya untuk... merasakan waktu kehidupan berakhir..."


"...Haruki... tetaplah hidup... sampai akhir..." Chloe menundukkan kepalanya sampai kedua matanya tertutup rapat lalu tubuhnya menghilang karena ia sudah mati.


Memoria mulai berubah kembali menjadi wujud biasanya lalu ia bisa melihat Megumi di hadapannya yang berdiri dengan darah berjatuhan di sekujur tubuhnya, "Hah... Hah... Hah..."


"Awalnya aku mengira kita bisa berteman karena memiliki ukuran tubuh yang sama, tetapi sayang Sekali aku tidak ingin berteman dengan mereka yang sangat menyebalkan." Memoria menghela nafasnya.


"Kau... Kau tidak akan aku biarkan... lepas... tidak sedikit pun...!" Megumi melesat menuju arah Memoria dengan kaki pincang tetapi serangan tombak hitam itu mulai menusuk dirinya beberapa kali.


Megumi mulai menyilangkan kedua lengannya sampai semua tombak itu menusuk kedua lengannya tanpa henti tetapi ia terus maju walaupun lukanya terus menjatuhkan banyak sekali darah.


Megumi melompat menuju arah Memoria lalu ia melancarkan beberapa serangan cakar emas yang ditahan oleh dirinya menggunakan tongkat itu, "Kau tidak memiliki kesempatan apapun...!"


Memoria menebas perut Megumi lalu melepaskan tembakan hati yang langsung meledakkan punggung Shinobu sampai memperlihatkan isi tubuh dan tulangnya yang sudah remuk.


"Hngghhh...!!!"


"Legends...!!!" Megumi melancarkan banyak sekali serangan cakar yang terus ditahan oleh Memoria.


"...never...!!!" Megumi terus mengerahkan semua kekuatannya sampai titik batas sampai pandangannya buram seketika sampai alam sadarnya sempat membawa dirinya menuju momen pertama dimana ia bertemu dengan Shira.


"Shira..."


"...terima kasih..."


"...karena sudah memberikanku kehidupan ini."


"DIEEEESSSSEE!!!" Megumi meraung keras lalu ia membuka mulutnya selebar mungkin, dan menggigit bahu Memoria lalu menariknya sampai kulit serta dagingnya mulai robek.


Memoria mengayunkan pelan tongkat itu sampai pandangan Megumi menghitam tetapi ia sempat melihat dua cahaya yang berada di hadapannya yaitu Shuan dan Minami.


"...aku..."


"...tidak menyesal..."


"...Shira... hiduplah tanpa... diriku..." Kepala Megumi langsung terjatuh dari tubuhnya yang tetap berdiri tegak, tidak lama kemudian tubuh dan kepalanya yang tergeletak di atas tanah mulai menghilang.


[Shiratori Megumi - Gugur]


[Shichiro Chloe - Gugur]

__ADS_1


__ADS_2